Bagikan:

JAKARTA - Biro Investigasi Federal (FBI) dan Gedung Putih menolak berkomentar terkait kabar adanya potensi serangan balasan drone Iran mencapai kawasan Pantai Barat AS.

ABC News dalam laporannya Kamis 12 Maret menyebutkan, FBI baru-baru ini mengeluarkan peringatkan kepada departemen kepolisian di California akan adanya serangan tersebut.

Peringatan tersebut muncul tepat ketika Pemerintahan AS dipimpin Presiden Donald Trump bersama Israel meluncurkan serangan besar-besaran terhadap Iran di tengah negosiasi nuklir AS-Iran pada 28 Februari 2026.

Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal terhadap aset-aset AS di seluruh Timur Tengah.