Kapal Kontainer Ever Given Berhasil Mengapung Kembali di Terusan Suez
Kapal kontainer raksasa Ever Given di Terusan Suez. (Sumber:Antara)

Bagikan:

JAKARTA - Hampir seminggu kandas, kapal kontainer raksasa Ever Given berhasil mengapung kembali pada Senin 29 Maret dini hari. 

Pengapungan kembali kapal kontainer raksasa Ever Given yang memblokir Terusan Suez telah berhasil dimulai. Dan, proses penarikan kapal untuk menyelesaikan keseluruhan operasi akan dilanjutkan dengan gelombang yang lebih tinggi pada Senin pagi waktu setempat," kata Otoritas Terusan Suez melansir Reuters.

Jalur kapal kontainer Ever Given telah dikoreksi sebesar 80 pen dan lalu lintas akan dilanjutkan melalui kanal, begitu kapal diarahkan ke ruang tunggu, kata pihak berwenang dalam sebuah pernyataan.

Kabar baik ini juga disampaikan sebelumnya oleh perusahaan penyedia layanan kelautan global, melalui media sosial.

"KM Ever Given berhasil diapungkan kembali pada pukul 4.30 pagi waktu setempat (0230 GMT) dan diamankan, kata Inchcape, penyedia layanan kelautan global di Twitter.

Video yang diposting di media sosial menunjukkan buritan kapal telah berputar, membuka ruang di kanal. Rekaman lain, yang tidak dapat segera diverifikasi oleh Reuters, termasuk sorak-sorai dan klakson kapal yang dibunyikan dalam perayaan.

Layanan pelacakan kapal VesselFinder telah mengubah status kapal yang memiliki 400 meter (430 yard) ini yang sedang berlangsung di situs webnya.

Kapal kontainer raksasa Ever Given kandas secara diagonal di bagian selatan Terusan Suez akibat angin kencang pada Selasa pagi, menghentikan lalu lintas pengiriman di rute pengiriman terpendek antara Eropa dan Asia.

Manajemen teknis kapal Ever Given, Bernhard Schulte Shipmanagement (BSM) tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Lembaga Leth Mesir mengirim Tweet bahwa kapal itu sebagian telah diapungkan kembali, menunggu konfirmasi resmi dari Otoritas Terusan Suez (SCA).

Sebelumnya, melansir Bloomberg, misi penyelamatan Ever Given memasuk menentukan, seiring dengan upaya tim penyelamat untuk memindahkan sebagai tepian Terusan Suez.

"Senin antara pukul 4 pagi dan 5 pagi waktu setempat akan menjadi momen yang menegangkan," terang Peter Berdowski, CEO Boskalis, induk perusahaan dari Smit Salvage.

"Banyak yang akan bergantung pada tanah di bawah kapal. Tapi saya akan memberikan 50 persen kemungkinan kita akan berhasi," lanjutnya.

SCA sebelumnya mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa operasi penarikan untuk membebaskan kapal telah dilanjutkan. Tim penyelamat Terusan Suez mengintensifkan penggalian dan pengerukan pada hari Minggu dan berharap air pasang akan membantu mereka melepaskannya.