Bagikan:

JAKARTA - Seorang tukang parkir menjadi korban pembacokan dari dua kelompok tawuran pelajar di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Korban dibacok karena berada di lokasi kejadian dan jadi korban salah sasaran.

Omad, warga setempat mengatakan, korban dibacok saat tengah menjaga parkir di dekat lokasi tawuran.

"Ada korban luka tukang parkir. Dia anak parkir sempat dibacok juga. (pelaku bawa) Celurit, samurai gede-gede banyak. Warga resah ketakutan, mau ditangkap tapi warga takut juga," ujar Omad kepada wartawan, Kamis, 18 Januari.

Aksi tawuran itu juga menyebabkan rumah Omad menjadi rusak. Pasalnya, rumah Omad berada tepat di depan jalan tempat terjadinya aksi tawuran remaja.

"Rumah saya pada bolong, rusak. Semalem sekitar lima (suara ledakan) petasan. Para pelaku tawuran menggunakan 20 motor lebih. Saya harap aparat selalu standby (siaga-red)," katanya.

Para pelaku dilengkapi dengan senjata tajam berukuran besar dan petasan yang ditembakkan ke arah lawan. Tawuran ini pun berlangsung dari jalan raya hingga ke pemukiman warga.

Para pengendara yang tengah melintas terpaksa harus berhenti hingga berputar arah agar tak menjadi korban salah sasaran.

Tawuran diduga terjadi hanya karena saling ejek antar dua kelompok pelajar tersebut, hingga akhirnya mereka berjanjian melalui media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Fadoli mengatakan, pihaknya sementara baru dapat mengamankan sepeda motor yang diduga digunakan saat tawuran berlangsung.

"Kami baru mengamankan empat unit motor yang ditinggal di lokasi tawuran," ujar AKP Fadoli saat dikonfirmasi, Kamis, 18 Januari.

Selain itu, AKP Fadoli mengaku pihaknya belum mendapatkan informasi atau laporan terkait korban dari peristiwa tawuran antar dua kelompok. Hanya saja pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

"Betul ada kejadian, untuk sementara belum ada laporan yan menjadi korban," katanya.