Bagikan:

JABAR - Gempa berkekuatan magnitudo (M) 2,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu 13 Desember. Warga berhamburan keluar rumah imbas getaran terasa cukup kencang. Bahkan sejumlah sekolah memulangkan siswanya.

Gempa terasa kencang dan sempat menimbulkan suara gemuruh di sejumlah kecamatan seperti Cianjur, Cugenang, Warunkondang, dan Pacet.

"Kami sudah menyebar petugas untuk melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan gempa yang terjadi sekitar pukul 11.11 WIB. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sukma Wijaya saat dihubungi Rabu, 23 Desember, disitat Antara.

Berdasarkan laporan BMKG, gempa berpusat di 6,90 Lintang Selatan (LS) dan 107,12 Bujur Timur (BT) atau berjarak delapan kilometer barat daya Kabupaten Cianjur.

Asep mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak panik karena berdasarkan informasi dari BMKG gempa yang terjadi tidak menyebabkan kerusakan

"Kami berharap tidak ada kerusakan yang disebabkan gempa yang sejak satu pekan terakhir sering terjadi," katanya.

Sementara akibat gempa yang terasa cukup kencang itu, membuat sejumlah siswa SD dan SMP di Kota Cianjur terpaksa dipulangkan guna menghindari hal yang tidak diinginkan, terlebih banyak siswa yang masih trauma dengan gempa tahun lalu.

"Kami terpaksa memulangkan siswa guna menghindari hal yang tidak diinginkan, karena sebagian besar bertahan di lapangan terbuka, tidak berani masuk kembali ke kelas. Getaran yang dirasakan cukup kencang, terutama yang kelasnya di lantai II," kata Guru SMPN Cianjur, Teti.