Polisi: Perbatasan Sumbar dan Sumut Jalur Peredaran Narkoba
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki/ Foto; Antara

Bagikan:

JAKARTA - Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatra Barat, memperketat pengawasan di daerah perbatasan untuk mengantisipasi masuknya narkoba menuju daerah itu.

"Pengawasan berupa patroli dan razia harus ditingkatkan, khususnya jajaran Polsek Ranah Batahan dan Polsek Talamau," kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, Minggu, 26 November.

Menurut dia, peredaran narkoba saat ini menuju Pasaman Barat cukup tinggi. Pada umumnya para tersangka mengaku narkoba itu berasal dari daerah Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara

Secara geografis, kata dia, bagian utara Pasaman Barat berbatasan langsung dengan Madina, Sumut, yang sangat rawan dijadikan perlintasan peredaran narkoba.

"Ini tidak bisa dibiarkan dan pengawasan melalui razia dan patroli terus kita tingkatkan, baik di daerah perbatasan Ranah Batahan maupun di Talu Kecamatan Talamau," katanya.

Ia meminta jajaran Polsek yang berada di daerah perbatasan seperti Ranah Batahan dan Talamau agar meningkatkan pengawasan melalui razia dan patroli.

Selain itu ia juga berharap kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi mengenai peredaran narkoba. Jika ada info dan orang yang dicurigai diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian

"Tanpa dukungan dari semua pihak tidak mungkin tercapai pemberantasan narkoba sesuai program Kapolri," ujarnya.

Menurut dia, dari sejumlah kasus yang terungkap pada umumnya pengakuan para tersangka mereka membawa narkoba dari Sumut untuk diedarkan di Pasaman Barat dan Sumbar pada umumnya.

"Bahkan juga jalur perlintasan menuju daerah luar Sumatra seperti yang tertangkap beberapa waktu lalu di Bandara Internasional Minangkabau Padang Pariaman," ujarnya.