Bagikan:

JAKARTA - Ketua KPK Firli Bahuri tak memenuhi panggilan pemeriksaan Polda Metro Jaya dengan alasan mengikuti kegiatan Roadshow Bus KPK. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menduga kegiatan itu hanyalah alasan semata.

"Jadi menurut saya, (kegiatan Roadshow Bus KPK) ini hanya alasan untuk menghindar pemanggilan hari ini," ujar Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dalam keterangannya, Selasa, 7 November.

Dugaan itu merujuk pada data Pusat Edukasi Antikorupsi yang menampilkan jadwal Roadshow Bus KPK. Tertera, kegiatan di Aceh, Balee Meuseuraya Aceh, direncanakan berlangsung pada 9 hingga 12 November.

Merujuk data itu, Boyamin menilai Firli Bahuri bisa memenuhi panggilan pemeriksaan. Sebab, Ketua KPK itu bisa berangkat dan mengikuti rangkaian acara usai memberikan keterangan.

"Berdasarkan data, Roadshow Bus KPK itu dimulai tanggal 9 sampai tanggal 12 (November). Jadi Pak Firli semestinya bisa berangkat besok siang atau pagi bahkan," ungkapnya.

Boyamin juga menyinggung pernyataan KPK yang menegaskan bila alasan Firli Bahuri tak mengada-ada.

Sebab, dengan data itu sangat jelas terlihat Ketua KPK Firli Bahuri masih bisa mengikuti proses pemeriksaan pada 7 November.

"Justru yang mengada-ada itu adalah memang pimpinan KPK dengan segala aktifitasnya tersebut," kata Boyamin.

Di sisi lain, perihal keabsahan data jadwal Roadshow Bus KPK, Boyamin menegaskan dapat mempertanggungjawabkannya. Data itu disebut didapat dari sumber yang dapat dipercaya.

"Aku bisa pertanggungjawabkannya karena dari sumber terpercaya. Bisa dilacak di Web Pusat Edukasi KPK," tegas Boyamin.

Sementara Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, yang dipertanyakan atau konfirmasi perihal data tersebut tak memberi tanggapan.

Diberitakan sebelumnya, KPK memastikan Firli Bahuri tak akan memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya pada 7 November. Alasannya, dikarenakan adanya kegiatan dinas.

“Ada kegiatan di Aceh dalam rangka Roadshow Bus KPK dan juga Hakordia di Aceh,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

Ali memastikan surat sudah dikirimkan komisi antirasuah ke Polda Metro Jaya. Sebab, Firli tak mungkin hadir mengingat sedang di luar kota.

“Sudah berkirim surat untuk mengkonfirmasi gitu ya ketidakhadirannya. Jadi bisa dibedakan ya teman-teman antara mangkir dengan konfirmasi,” tegasnya.