Bagikan:

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkap alasan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak masuk dalam tim kampanye nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Menurut Airlangga, struktur TKN hanya berbasis Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik di Koalisi Indonesia Maju.

"Kalau itu kan semua disusun berbasis sekjen-sekjen, dan ketuanya masuk AHY," ujar Airlangga di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 6 November, malam.

Airlangga sendiri didapuk sebagai Ketua Dewan Pengarah dengan didampingi para ketua umum parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai wakil ketua. Diantaranya, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketum Gelora Anis Matta, Ketum PSI Kaesang Pangarep, Ketum Garuda Ridho Sahbana, Ketum Prima Agus Jabo Priyono. 

Diketahui, Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran telah diumumkan kemarin, Senin, 6 November. Anggota TKN yang diumumkan terdiri dari para sekjen parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM), sejumlah purnawirawan TNI dan Polri, serta kelompok relawan. 

Pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh KIM di Pilpres 2024. Koalisi tersebut digawangi Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, PBB, Partai Gelora, Partai Garuda, Partai Prima, dan PSI.