Cuaca Buruk, ASDP Fery Kupang Tutup Sementara 4 Penyebrangan di NTT
Para pengguna jasa angkutan penyeberangan tampak berdesak-desakan memasuki Kapal Fery di Pelabuhan Bolok Kupang, Rabu, (27/6/2023). Kapal tersebut dijadwalkan akan bertolak menuju Lembata dan Deri di Pulau Adonara. (ANTARA)

Bagikan:

KUPANG - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Fery Cabang Kupang menutup sementara pelayaran pada empat lintasan penyeberangan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat cuaca buruk di wilayah perairan laut.

"Demi keselamatan, sementara waktu kita batalkan seluruh pelayaran untuk empat rute hari ini, " kata Manager Usaha PT ASDP Fery Cabang Kupang Andri Matte di Kupang, Antara, Senin, 24 Juli. 

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan cuaca buruk yang melanda NTT seperti angin kencang disertai gelombang tinggi yang terjadi di sejumlah wilayah perairan laut di provinsi berbasis kepulauan itu.

Empat lintasan penyeberangan yang ditutup sementara itu adalah rute Kupang-Rote, Kupang-Aimere-Wangapu, dan Kupang-Sabu, dan Kupang-Ende.

Andri Matte mengatakan bahwa berdasarkan peringatan dari BMKG berkaitan dengan cuaca buruk yang terjadi di wilayah NTT, dimana kecepatan angin mencapai 30 knot dan gelombang dengan ketinggian 4 meter terjadi di wilayah perairan NTT.

Dia menambahkan penutupan sementara sejumlah rute pelayaran itu belum bisa dipastikan sampai kapan, namun sesuai dengan laporan BMKG cuaca seperti itu akan terus terjadi hingga Selasa besok.

Adi Matte menambahkan, penutupan beberapa rute juga sudah dilakukan sejak Minggu kemarin dengan rute Kupang-Larantuka dan juga Kupang-Rote. Pihaknya akan terus memantau perkembangan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menentukan kegiatan pelayaran.

Sebelumnya, BMKG mengimbau warga agar mewaspadai gelombang setinggi 4 meter berpeluang melanda lima titik di wilayah laut NTT.

"Potensi gelombang laut 2,5-4 meter patut diwaspadai karena berisiko tinggi terhadap pelayaran kapal ferry," kata Pelaksana Tugas Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi.

Ia menyebutkan lima titik wilayah laut yang berpeluang dilanda gelombang hingga 4 meter yaitu Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu, perairan selatan Kupang-Rote, dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.