Bagikan:

JAKARTA - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur mengungkap, wanita berinisial DL (18) pelaku pembuang bayi di tong sampah Terminal Pulogebang, Kecamatan Cakung, merupakan korban perkosaan.

Hal itu diketahui setelah Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur melakukan pemeriksaan terhadap wanita asal Bogor itu.

"Dia (pelaku inisial DL) anak di bawah umur, dia adalah korban perkosaan. Jadi dia kondisi mabuk, diperkosa hingga dia hamil," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi saat dikonfirmasi VOI, Rabu, 7 Desember.

Setelah diperkosa, kemudian wanita berinisial DL itu hamil tanpa ada pihak yang bertanggungjawab atas bayinya tersebut.

"Memang yang bersangkutan datang dari Indramayu ke Bogor, kemudian ke Terminal Pulogebang Cakung. Di situ kata yang bersangkutan (DL) ada orang yang menawarkan pekerjaan jadi pembantu di Semarang," ujarnya.

Lantas DL kemudian menaiki bus arah ke Semarang. Namun ketika berada di atas bus, perut kandungan DL alami mulas. DL pun langsung turun dari bus yang sempat ditumpanginya dan mencari toilet umum di Terminal Pulogebang.

"Setelah ke kamar mandi, di situ akhirnya brojol tuh bayinya. Karena itu dia kaget, jadi dia buang bayi itu ke tong sampah. Setelah dibuang, ada seperti suara kucing. Saat dilihat petugas ternyata bayi," ucapnya.

Sementara dari pengakuan DL kepada polisi, kejadian pemerkosaan itu terjadi di kawasan Indramayu, Jawa Barat.

"Menurut keterangan dia, dia dikasih minuman kemudian diperkosa digilir ramai - ramai. Kejadian di Indramayu, Jawa Barat," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang wanita berinisial DL (18) asal Bogor tega membuang bayi berjenis laki-laki di dalam tong sampah di lantai dasar Terminal Terpadu Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Aksi bejat pelaku berhasil terekam kamera CCTV.