Soal Sosok Berambut Putih, Jokowi Sebut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono hingga Ganjar Pranowo
Presiden Joko Widodo (ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal sosok berambut putih yang dinilainya sebagai ciri pemimpin yang memikirkan rakyat. Menurutnya, banyak tokoh yang berambut putih mulai dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, politikus PAN Hatta Rajasa hingga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
 
"(Sosok, red) rambut putih kan banyak banget Pak Basuki itu rambutnya putih, Pak Hatta Rajasa juga rambutnya putih, Pak Ganjar juga rambutnya putih," kata Jokowi kepada wartawan di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa, 29 November.
 
Tak hanya sosok itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga disebut Jokowi berambut putih. Dia mempersilakan masyarakat menafsirkan pernyataannya terhadap sosok tersebut.
 
Namun, dia mengingatkan sosok bekerja keras dan memikirkan masyarakat memang punya ciri-ciri fisik seperti yang disebutkannya. "Memang dalam orang bekerja itu kalau kerjanya sungguh-sungguh kalau kerjanya kerja keras itu pasti akan mempengaruhi fisiknya," tegas eks Gubernur DKI Jakarta itu.
 
"Entah itu apa saking mikirnya betul, mikirnya benar, wah, kerutan wajahnya jadi banyak. Termasuk juga rambut mikirnya sangat berlebihan dan keras bisa saja bisa saja rambutnya jadi putih," sambung Jokowi.
 
Dalam acara Gerakan Nusantara Bersatu di Stadion GBK, Jokowi menyampaikan pesan kepada ribuan relawan untuk memilih pemimpin yang sungguh-sungguh bekerja untuk rakyat Indonesia. Dia menilai kesungguhan pemimpin itu bisa dilihat dari tampilan fisiknya, seperti rambut dan perawatan wajah.
 
"Perlu saya sampaikan. Perlu saya sampaikan, pemimpin, pemimpin yang mikirin rakyat itu kelihatan dari mukanya," kata Jokowi di GBK, Jakarta, Sabtu 26 November.
 
 
Pertama, menurut dia, seorang pemimpin yang memikirkan rakyat akan terlihat dari rambutnya. Dia menyinggung sosok 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat. "Ada juga yang mikirn rakyat sampai rambutnya putih semua ada, ada itu," tuturnya.