Bagikan:

JAKARTA - Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Priyanto (57) dinyatakan hilang tenggelam ketika tercebur ke dalam aliran Kali Ciliwung, Banjir Kanal Barat (BKB), Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Korban tercebur ketika menyusuri jembatan rel kereta api kemudian terjatuh serta sempat membentur tembok pembatas jalan. Kasus kemudian dilaporkan ke tim rescue Kantor SAR Jakarta untuk dilakukan pencarian pada Kamis malam, 17 November.

"Kami beserta unsur SAR gabungan melakukan upaya pencarian maksimal sejak Kamis malam ini dengan menggunakan peralatan SAR air lengkap," kata Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR, Fazzli saat dikonformasi VOI, Jumat, 18 November.

Upaya pencarian terhadap korban sejak Kamis malam dibagi menjadi 3 area dengan tim berbeda. Tim pertama melakukan upaya pencarian menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Kali Ciliwung hingga radius 1 KM.

Tim kedua melakukan upaya pencarian dengan penyisiran secara visual melalui jalur darat di sepanjang bantaran banjir kanal barat hingga radius 1 KM.

"Tim ketiga akan melakukan penyisiran di bawah permukaan air menggunakan Aqua Eye dan Underwater Searching Device dan penyelaman apabila kondisi memungkinkan," ujarnya.

Unsur SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian pada malam ini terdiri dari Kantor SAR Jakarta, Polsek Tambora, Polsek Gambir, BPBD DKI Jakarta, Damkar DKI Jakarta, Satpol PP Kec.Tambora, RIT, RETKAR, KORGAD rescue, Baznas Tanggap Bencana, IEA, AGD, dan masyarakat.