Ibu Hamil Ditolak RS di Bantaeng, Jeneponto, Takalar dan Makassar, Hingga Akhirnya Meninggal Dunia
ILUSTRASI/Pixabayxabay

Bagikan:

BULUKUMBA- Seorang ibu hamil (24) asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mengembuskan napas terakhir di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Ibu ini diduga ditolak sejumlah rumah sakit saat hendak dirawat secara intensif.

"Malam jam 9 malam, tanggal 9 dia meninggal," salah seorang kerabat almarhumah yang enggan disebutkan namanya, dihubungi VOI, Jumat, 11 Desember malam.

Kerabat menyebut, almarhumah sempat dibawa ke Puskesmas terdekat. Ibu hamil ini lalu dirujuk dibawa ke rumah sakit di Bantaeng lalu ke Jeneponto, Takalar dan rumah sakit Makassar. Rumah sakit yang dimaksud adalah RS Labuang Baji, RS Kartini, RS Ananda, dan RS Pelamonia. Sesampainya di RSUP Wahidin ibu hamil ini  meninggal dunia.

"Dia tidak dirawat, langsung dibawa ke RS. Awalnya ke puskesmas tapi dikirim ke Bantaeng. Katanya sudah penuh jadi dikirim lagi ke Jeneponto, Takalar, Makassar. Di Makassar itu ada 5 yang menolak," ungkap kerabat.

"Saya juga nggak tahu alasannya kenapa di Bantaeng ditolak,” sambungnya.

VOI sudah mencoba menghubungi pihak Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan melalui pesan WhatsApp dan telepon. Tapi belum ada respons.