Bagikan:

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan Presiden pertama Soekarno atau Bung Karno tak pernah mengkhianati bangsa. Dia berhak mendapatkan gelar pahlawan nasional yang telah diberikan sejak 2012 lalu.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi usai memberikan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh, termasuk Haji Raden Soeharto Sastrosoeyoso.”

Insinyur Soekarno telah dinyatakan memenuhi syarat setia dan tidak mengkhianati bangsa dan negara yang merupakan syarat penganugerahan gelar kepahlawanan," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 7 November.

Jokowi juga menegaskan sejarah kepahlawanan Bung Karno. Kata dia, Bung Karno adalah pejuang dan proklamator yang telah berupaya membangun persatuan dan kedaulatan negara.

Presiden Jokowi juga berbicara tentang Ketetapan MPRS Nomor 33/mprs/1967 tentang pencabutan kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno. Menurutnya, penetapan itu tidak lagi berlaku sehingga pemberian gelar pahlawan bisa dilaksanakan.

"Di tahun 1986 pemerintah telah menganugerahkan pahlawan proklamator kepada Insinyur Soekarno dan di tahun 2012 pemerintah juga telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Almarhum Insinyur Soekarno," tegasnya.

"Ini merupakan bukti pengakuan dan penghormatan negara atas kesetiaan dan jasa-jasa Bung Karno terhadap bangsa dan negara," pungkasnya.