3 Hari Menghilang, Jenazah Warga Banyuasin Sumsel Diduga Diterkam Buaya Ditemukan di Tepian Aliran Sungai
Ilustrasi- Foto udara dua ekor buaya berjemur di muara sungai di Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/6/2022). ANTARA FOTO

Bagikan:

BANYUASIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menemukan jasad seorang warga setempat yang hilang beberapa hari lalu diduga diterkam buaya.
 
"Jasad korban seorang pria berinisial UH (47), warga Dusun 1 Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin itu ditemukan pada Selasa pagi sekitar pukul 07.30 WIB," kata Kepala BPBD Banyuasin Alfian dalam pesan yang diterima di Palembang, Antara, Selasa, 20 September.
 
Tim Reaksi Cepat BPBD bersama petugas gabungan Basarnas, TNI, Polri dan warga setempat sudah melakukan pencarian sejak Minggu petang lalu. Jenazah ditemukan di tepian aliran Sungai Selat Kalong Air Tenggulang, Desa Telung Tenggulang, Tungkal Ilir. 
 
Pihaknya memperkirakan lokasi penemuan itu berada sekitar 5 kilometer dari lokasi korban dilaporkan hilang oleh warga. Saat itu yang bersangkutan membersihkan perahu di perairan Sungai Desa Teluk Betung.
 
“Jasad korban UH ditemukan dalam kondisi utuh walau terseret sejauh sekitar 5 kilometer,” kata dia.
 
Selanjutnya jasad UH langsung dievakuasi ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga.
 
Di sisi lain, pihaknya tidak dapat memastikan apakah benar korban tenggelam di sungai lantaran diterkam oleh buaya, sebagaimana pelaporan yang diterima dari warga setempat sebelumnya atau terseret arus pasang.
 
Namun kemungkinan tersebut tetap ada sebab diketahui berikut hasil koordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) aliran Sungai Teluk Betung dan sekitarnya merupakan habitat buaya.
 

 
“Jadi dari sini kami mengharapkan masyarakat untuk bisa lebih waspada dan berhati-hati, cermati terlebih dahulu keadaan lingkungan sekitar sebelum memulai beraktivitas, terutama hindari bepergian sendirian,” katanya.