Anggota Fraksi PKS: Pemerintah Harus Fokus Jalankan PPKM, Hindari Manajemen 'Asal Bapak Senang'
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher, menilai perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus menunjukkan usaha pemerintah untuk menekan laju persebaran COVID-19. Karenanya, pemerintah harus lebih fokus dan serius mengendalikan pandemi COVID-19.
"Pemerintah harus fokus dan serius menjalankan PPKM, hindari prinsip manajemen asal bapak senang (ABS)," ujar Netty, Senin, 26 Juli.
Kedua, pemerintah harus memastikan pasien isolasi mandiri terpenuhi kebutuhannya hingga sembuh. Sebab, kata dia, pasien terpaksa isoman karena over kapasitas fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.
Baca juga:
- PPKM Level 4 Diperpanjang, Penumpang KRL Masih Harus Bawa STRP atau Dokumen Sesuai
- PPKM Turunkan Kasus COVID-19, Jokowi: Terima Kasih Rakyat Indonesia
- PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemerintah Tingkatkan Pemberian Bansos, Siapkan Bantuan Usaha Kecil
- Waspada Varian COVID-19 yang Lebih Menular, Jokowi Perintahkan Testing dan Tracing Ditingkatkan
Terkait jaminan pelindungan dan hak tenaga kesehatan (nakes), Wakil Ketua Fraksi PKS itu meminta pemerintah agar memastikan tidak ada lagi penundaan pencairan insentif dan ketersediaan APD untuk pelindungan nakes.
Restriksi mobilitas, kata Ketua Tim COVID-19 FPKS DPR RI ini, harus juga diimbangi dengan menggalakkan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd immunity. Pemerintah, harus memperbanyak sentra vaksinasi untuk mencegah penumpukan massa saat vaksinasi serta permudah dan perluas aksesnya bagi masyarakat.
Netty juga mengingatkan pemerintah agar memastikan ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat terdampak PPKM dan penyaluran bansos secara tepat waktu dan tepat sasaran.