AS Perpanjang Status Perlindungan Sementara untuk Warga Lebanon hingga November
JAKARTA - Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump akan memperpanjang perlindungan deportasi dan izin kerja bagi ribuan warga negara Lebanon di AS selama enam bulan, menurut pemberitahuan yang dimuat di Federal Register pada Hari Rabu.
Sekitar 11.000 orang dari Lebanon tercakup dalam penetapan Status Perlindungan Sementara (TPS), menurut perkiraan tahun 2024. Dengan perpanjangan ini, mereka akan diizinkan untuk tinggal dan bekerja secara legal di AS hingga 27 November, kata pemberitahuan tersebut, melansir Al Arabiya dari Reuters (28/5).
Pemerintahan Presiden Trump telah berupaya mengakhiri sebagian besar pendaftaran dalam program TPS, dengan mengatakan mengizinkan imigran tersebut untuk tetap tinggal bertentangan dengan kepentingan AS.
Dibuat oleh Kongres pada tahun 1990, TPS memberikan perlindungan deportasi dan izin kerja kepada orang-orang yang sudah berada di AS jika negara asal mereka mengalami bencana alam, konflik bersenjata, atau peristiwa luar biasa lainnya.
Negara-negara harus ditetapkan untuk status tersebut oleh menteri keamanan dalam negeri untuk jangka waktu enam hingga 18 bulan.
Dalam pemberitahuan pada Hari Rabu, Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengatakan Menteri Markwayne Mullin tidak memiliki waktu yang cukup untuk meninjau penetapan Lebanon dan penetapan tersebut diizinkan untuk diperpanjang secara otomatis.
Pemberitahuan tersebut mengutip ketegangan di kawasan yang terkait dengan konflik AS-Israel dengan Iran dan serangan lintas batas yang terus berlanjut.
Israel sendiri terus membombardir Lebanon dengan serangan udara terbaru pada Hari Selasa dalam salah satu hari pemboman terberat dalam beberapa minggu terakhir.
Mullin, mantan senator AS dari Oklahoma, dikonfirmasi sebagai menteri pada Bulan Maret setelah Presiden Trump memecat Kristi Noem.
Baca juga:
- Surati Trump, Zelensky Minta Tambahan Amunisi Pertahanan Udara untuk Ukraina
- Iran Bilang AS Berkomitmen Mengakhiri Blokade Laut di Draf Kesepakatan, Washington Bantah
- Hamas Umumkan Komandan Senior Brigade Al-Qassam Tewas Dalam Serangan Israel
- Belanda Kerahkan Kapal Penyapu Ranjau ke Laut Mediterania, Bakal ke Selat Hormuz?
Sebagai menteri, Noem telah mengakhiri TPS untuk negara-negara yang akan segera diperpanjang, memicu gugatan yang mengklaim pengakhiran tersebut tidak melalui peninjauan yang tepat dan dimotivasi oleh kebencian rasial.
Mahkamah Agung pada Bulan April mendengarkan argumen lisan mengenai pengakhiran TPS untuk warga Haiti dan Suriah, dengan putusan yang diharapkan pada akhir masa sidang pengadilan pada akhir Juni atau awal Juli.