Ubisoft Batalkan Peluncuran Gim Battle Royale Ghost Recon Frontline dan Splinter Cell VR

JAKARTA - Tidak hanya menunda perilisan Avatar: Frontiers of Pandora hingga tahun 2023 - 2024, Ubisoft tampaknya juga membatalkan empat judul gim sebagai upaya untuk memotong biaya dan fokus pada nama yang lebih besar. 

Menurut laporan dari IGN, adapun gim yang akan dibatalkan oleh Ubisoft adalah Ghost Recon Frontline, Splinter Cell VR, dan dua judul lain yang belum diumumkan. 

Ghost Recon Frontline ini pertama kali diumumkan pada bulan Oktober tahun lalu. Saat itu Ubisoft mengatakan bahwa gim ini akan menjadi spin-off battle royale free-to-play dengan 102 pertempuran pemain. 

Namun sayangnya, gim ini menerima respon negatif, dan akhirnya Ubisoft memutuskan untuk menunda perilisannya, uji coba gim juga dibatalkan satu hari sebelum dimulai. Tapi sekarang, Ghost Recon Frontline benar-benar akan dibatalkan rilis. 

Sedangkan Splinter untuk Cell VR, sejak gim ini pertama kali diumumkan pada tahun 2020 bersama dengan gim Assassin's Creed VR, pemain tidak pernah lagi mendengar kabarnya. 

Menurut laporan Gamesradar, Splinter Cell VR, survei perangkat keras Steam Agustus 2020 menunjukkan bahwa hanya 1,70 persen pengguna Steam yang memiliki headset VR apa pun. Kemudian dua tahun kemudian, jumlah itu hanya meningkat menjadi 1,87 persen saja. 

Gim Splinter Cell saat itu sedang dikembangkan untuk perangkat keras Oculus sehingga mungkin telah menemukan audiens yang lebih besar di toko Meta Quest, tetapi basis pemain potensial masih kecil dibandingkan dengan gim konvensional.

Sementara itu, dua gim lain yang tidak diumumkan juga telah sepenuhnya dibatalkan menurut CFO Frederick Duguet. 

Ketika dihubungi oleh pihak Gamesradar, Ubisoft belum memberikan jawaban apapun terkait pembatalan perilisan keempat gim tersebut. 

Untuk penggemar Splinter Cell, Ubisoft sudah membuat remake Splinter Cell yang diumumkan akan segera dikembangkan di Ubisoft Toronto, dan respon pemain lebih positif dari yang sebelumnya.