BAE Akuisisi In-Space Missions untuk Miliki Kemampuan Teknologi Berbasis Satelit
Kendaraan tempur produksi BAE Systems bisa ditingkatkan kemampuannya dengan teknologi satelit. (foto: dok. BAE System)

Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan pertahanan Inggris BAE Systems memiliki harapan besar untuk bisnis luar angkasanya setelah mengakuisisi In-Space Missions yang berbasis di Inggris pada Selasa, 14 September. Akuisisi ini  memberi mereka  kemampuan untuk merancang, meluncurkan, dan mengoperasikan satelit secara lengkap.

"Ini (ruang angkasa) akan menjadi peluang besar bagi kami," kata Kepala Eksekutif Charles Woodburn kepada Reuters di sela-sela pameran dagang pertahanan.

BAE sudah bekerja untuk badan antariksa dan menyediakan produk luar angkasa, terutama melalui bisnisnya yang berbasis di AS. Menambahkan In-Space dalam jajaran perusahaannya maka memberikan mereka kemampuan satelit baru yang bisa menjadi kunci misi pertahanan masa depan.

Woodburn mengatakan teknologi satelit orbit rendah bumi yang dimiliki In-Space adalah teknologi baru bagi grup tersebut. Pada  tahun-tahun mendatang BAE berharap bisa menawarkan teknologi peningkatan dan pengawasan berbasis satelit kepada pelanggan militer mereka.

“Gagasan untuk memiliki kemampuan ruang angkasa khusus yang hampir sama dengan Carrier Strike 10, yang tahun lalu tidak dapat Anda impikan, kini bisa menjadi kemungkinan,” katanya, merujuk pada kapal induk Inggris dan kapal selam angkatan laut yang akan meningkat kemampuannya.

Chief Technology Officer Ben Hudson mengatakan BAE memiliki rencana lebih lanjut untuk memperluas kemampuan luar angkasanya setelah mencapai kesepakatan dengan perusahaan satelit In-Space.

"Kami sedang mengerjakan hal-hal lain, baik secara internal di perusahaan dan juga berpotensi bekerja sama dengan pelanggan kami," katanya.

Bagi pelanggan militer, memiliki kemampuan infrastruktur pendukung yang ditawarkan oleh teknologi luar angkasa berarti bisa menghubungkan semua operasi mereka di udara, laut, darat dan dunia maya. Ini tentu sangat diminati.

"Kami melihat ketertarikan nyata dari Kementerian Pertahanan Inggris, dan pelanggan global kami, di Australia, di Timur Tengah dan di Amerika, pada kemampuan berbasis ruang angkasa yang lebih banyak," kata Hudson.

Pemerintah Inggris mengisyaratkan dukungannya untuk kesepakatan itu. "Akuisisi ini merupakan kepercayaan besar di sektor luar angkasa kami yang berkembang pesat," kata Menteri Sains Amanda Solloway dalam sebuah pernyataan.

“Dengan membawa keahlian Misi Di Luar Angkasa, BAE Systems akan membantu memperluas kemampuan Inggris dalam satelit orbit rendah Bumi, menciptakan peluang ekspor yang berharga sambil menjaga negara ini di garis depan era ruang komersial baru,” tambah Solloway.

In-Space adalah perusahaan yang berbasis di Inggris selatan dengan sekitar 30 karyawan. Harga akuisisi tidak diungkapkan tetapi dikatakan tidak membebani keuangan BAE grup.