Bagikan:

JAKARTA - Belum lama ini platform media sosial milik Elon Musk, X mengalami gangguan yang mengakibatkan beberapa pengguna tidak dapat tidak dapat membuat postingan atau menyegarkan timeline.

Saat itu, Musk mengatakan bahwa gangguan ini disebabkan oleh serangan siber besar-besaran, dan pihaknya berhasil melacak alamat IP penyerang dan diketahui bahwa serangan siber ini berasal dari Ukraina

“Ada (masih) serangan siber besar-besaran terhadap X. Kita diserang setiap hari, tetapi ini dilakukan dengan banyak sumber daya. Baik kelompok besar yang terkoordinasi dan/atau suatu negara terlibat,” tulis Musk di X.

Para peneliti keamanan yang melacak insiden pada  Senin itu dengan cepat menekankan bahwa jenis serangan yang tampaknya dihadapi X adalah serangan Distributed Denial-of-Service atau DDoS.

Berdasarkan laporan dari Wired, serangan tersebut diluncurkan oleh pasukan komputer yang terkoordinasi, atau botnet, yang menyerang target dengan lalu lintas spam, untuk menguasai dan melumpuhkan sistemnya. 

Botnet biasanya tersebar di seluruh dunia, menghasilkan lalu lintas dengan alamat IP yang beragam secara geografis, dan mereka dapat menyertakan mekanisme yang mempersulit penentuan dari mana mereka dikendalikan.

Dalam laporan yang sama, peneliti keamanan tersebut mengaku melihat sedikit bukti bahwa alamat IP Ukraina memainkan peran penting dalam serangan DDoS. Namun, ia menegaskan bahwa negara itu bahkan tidak termasuk dalam 20 negara teratas yang terlibat dalam serangan terhadap X.

Meski demikian, saat ini, X sudah pulih total dan para pengguna sudah bisa melihat postingan terbaru, bertukar pesan, atau mengunggah postingan. Jika aplikasi Anda masih mengalami masalah, coba untuk menghapus dan mengunduh kembali aplikasinya.