JAKARTA - XRP, aset kripto populer yang menempati posisi ketiga setelah Bitcoin dan Ethereum, baru-baru ini mencatatkan capaian gemilang dengan melampaui Ethereum (ETH) dalam volume perdagangan.
Dalam periode 24 jam terakhir, XRP tercatat memiliki volume perdagangan sebesar 27,6 miliar dolar AS (sekitar Rp447,5 triliun), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan Ethereum yang mencatatkan volume 27,64 miliar dolar AS (sekitar Rp448,5 triliun).
Harga XRP saat ini berada di angka 3,32 dolar AS (sekitar Rp53.700), mengalami lonjakan 11,43% dalam 24 jam terakhir dan 45,29% dalam seminggu. Dengan kapitalisasi pasar mencapai 189,76 miliar dolar AS (sekitar Rp3.070 triliun). XRP berhasil menunjukkan performa yang luar biasa selama sepekan terakhir.
BACA JUGA:
Sebaliknya, Ethereum mengalami penurunan tipis sebesar 0,32% dalam 24 jam terakhir, meskipun harga ETH masih bertahan di angka 3.323 dolar AS (sekitar Rp53,7 juta) dengan kenaikan 2,19% selama seminggu.
Penyebab utama di balik lonjakan harga XRP adalah akumulasi besar yang dilakukan oleh para whale alias pemegang aset kripto dalam jumlah besar. Menurut data dari Santiment, dalam dua bulan terakhir, sekitar 1,43 miliar XRP telah dibeli oleh para whale, meningkatkan permintaan hingga 37%. Aktivitas ini telah memberikan dorongan besar bagi harga XRP, yang kini diperdagangkan jauh lebih tinggi dari posisi awalnya.
Selain itu, pergerakan pasar secara keseluruhan juga turut mendongkrak harga XRP. Dalam 24 jam terakhir, posisi short trader yang bertaruh pada penurunan harga mengalami kerugian besar, dengan likuidasi mencapai 372 juta dolar AS (sekitar Rp6 triliun). Peningkatan ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang masih besar bagi XRP dalam waktu dekat.