Bagikan:

JAKARTA - Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat atau FAA memerintahkan SpaceX menyelidiki insiden booster Starship yang jatuh ke Teluk Meksiko dalam uji terbang pekan lalu.

Dikutip dari NBC News, Kamis, 28 Mei, FAA menyatakan peluncuran Starship Flight 12 pada 22 Mei berujung insiden pada booster Super Heavy. Booster itu bermasalah saat terbang kembali menuju Teluk Meksiko setelah pemisahan tahap roket.

Tidak ada laporan korban luka di masyarakat. FAA juga menyebut tidak ada kerusakan pada properti publik.

SpaceX belum segera menanggapi permintaan komentar.

FAA akan mengawasi penyelidikan yang dipimpin SpaceX. Badan itu akan terlibat dalam setiap tahap proses dan menyetujui laporan akhir, termasuk langkah perbaikan yang harus dilakukan.

Penyelidikan ini bertujuan memastikan penyebab insiden, meningkatkan keselamatan publik, dan mencegah kejadian serupa terulang.

FAA menyatakan izin terbang kembali Starship-Super Heavy akan diberikan setelah SpaceX menyelesaikan penyelidikan dan memastikan faktor yang terkait insiden itu tidak berdampak pada keselamatan publik.