TikTok Mulai Hapus dan Bisukan Semua Lagu yang Berhubungan dengan Universal Music Group
Tiktok hapus semua lagu yang berhubungan dengan UMG (foto: Unsplash)

Bagikan:

JAKARTA - Setelah adanya perselisihan terkait royalti pada bulan Januari lalu, TikTok akhirnya terpaksa menghapus jutaan lagu dari artis yang menandatangani kontrak dengan Universal Music Group. 

UMG baru-baru ini juga menarik rekaman yang dimiliki atau didistribusikan TikTok termasuk lagu-lagu dari Taylor Swift, Billie Eilish, dan The Weeknd. Kebuntuan tersebut kini berdampak pada lagu-lagu terbitan UMG.

“Kami sedang dalam proses melaksanakan persyaratan Universal Music Group untuk menghapus semua lagu yang telah ditulis (atau ditulis bersama) oleh penulis lagu yang menandatangani kontrak dengan Universal Music Publishing Group (UMPG), berdasarkan informasi yang mereka berikan,” tulis TikTok dalam pengumuman terbarunya di X pada Kamis, 29 Februari. 

Jadi, karena masalah yang disebut hak cipta terpisah, jika penulis yang dikontrak UMPG telah berkontribusi pada sebuah lagu dengan cara apa pun, lagu tersebut juga harus dihapus dari TikTok. 

“Tindakan mereka tidak hanya berdampak pada penulis lagu dan artis yang mereka wakili, namun kini juga berdampak pada banyak artis dan penulis lagu yang tidak menandatangani kontrak dengan Universal,” lanjut TikTok. 

Dengan demikian, lagu dari artis yang pernah berkolaborasi dengan Taylor Swift, Adele, Justin Bieber, Mariah Carey, Ice Spice, Elton John, Harry Styles, dan SZA, akan menghilang dari TikTok. 

Sedangkan video yang menggunakan lagu-lagu tersebut akan dibisukan oleh TikTok. Langkah ini akan mencegah lebih banyak artis memasukkan karya mereka ke platform paling penting untuk mempromosikan musik.

Meski demikian, TikTok mengaku tetap berkomitmen untuk mencapai kesepakatan yang adil dengan Universal Music Group. 

“Sementara itu, pecinta musik dapat terus menikmati, menemukan, dan berbagi jutaan lagu dari artis, penulis lagu, dan label di TikTok, dan kami akan terus menghubungkan semua artis termasuk mereka yang musiknya saat ini tidak tersedia di platform kami dengan penggemarnya,” tutup pernyataan itu.