Bagikan:

JAKARTA - WhatsApp memperkenalkan fitur keamanan baru yang akan membantu mencegah penyerang mengambilalih akun pengguna, dan menyebarkan malware sekaligus memberikan lebih banyak jaminan dengan siapa pengguna berkomunikasi di aplikasi.

Fitur-fitur ini dibangun berdasarkan fokus Meta pada aplikasi yang harus bersifat pribadi dan aman layaknya percakapan langsung. WhatsApp menyatakan enkripsi end-to-end merupakan keamanan yang mendasar aplikasi tersebut.

Account Protect merupakan salah satu fitur yang akan melindungi pengguna dari pengambilalihan akun. Alat ini akan aktif ketika pengguna mengalihkan akun dari perangkat lama ke perangkat baru.

Pengguna mungkin akan menerima pesan pop-up di perangkat lama yang meminta untuk memverifikasi bahwa mereka benar-benar ingin beralih dari perangkat itu.

"Jika Anda perlu mengalihkan akun WhatsApp Anda ke perangkat baru, kami akan memastikan bahwa itu memang Anda. Mulai sekarang, kami mungkin akan meminta di perangkat lama Anda untuk memverifikasi bahwa Anda ingin melakukan langkah ini sebagai pemeriksaan keamanan tambahan," ungkap WhatsApp, dikutip VOI dari laman resmi, Jumat, 14 April.

"Fitur ini dapat membantu memperingatkan Anda apabila ada percobaan yang tidak sah untuk memindahkan akun Anda ke perangkat lain," imbuhnya.

WhatsApp menyadari malware perangkat seluler adalah salah satu ancaman terbesar terhadap privasi dan keamanan pengguna, karena dapat memanfaatkan ponsel mereka tanpa izin dan menggunakan WhatsApp untuk mengirim pesan yang tidak diinginkan.

Karenanya, perusahaan menambahkan tindakan baru, yang dijuluki Device Verification untuk melindungi pengguna dari malware, di mana mereka tidak harus mengambil tindakan langsung.

"Guna membantu mencegah ancaman ini, kami telah menambahkan pemeriksaan untuk membantu mengautentikasi akun Anda tanpa perlu tindakan apa pun dari Anda dan melindungi Anda dengan lebih baik apabila perangkat Anda disusupi. Hal ini memungkinkan Anda untuk terus menggunakan WhatsApp tanpa gangguan," ujar WhatsApp.

Aplikasi perpesanan milik Meta ini juga memperluas fitur Security Codes, untuk membantu memastikan chat pengguna benar-benar sampai ke penerima yang dimaksudkan.

"Anda dapat memeriksanya secara manual dengan membuka tab enkripsi pada bagian info kontak. Untuk membuat proses ini lebih efisien dan mudah diakses oleh semua orang, kami meluncurkan fitur keamanan berdasarkan proses yang disebut Key Transparency, yang memungkinkan Anda secara otomatis memverifikasi bahwa Anda memiliki koneksi yang aman," jelas WhatsApp.

"Artinya, saat mengeklik tab enkripsi, Anda akan dapat segera memverifikasi bahwa pembicaraan pribadi Anda aman," sambungnya.

Fitur-fitur baru akan diluncurkan ke semua pengguna WhatsApp dalam beberapa bulan mendatang. Sementara, jika ingin mengamankan akun, WhatsApp menyarankan pengguna lebih dahulu untuk mengaktifkan autentikasi dua faktor dan cadangan terenkripsi.