JAKARTA – Mazda mengumumkan penarikan kembali (recall) sebanyak 5.081 unit mobil di Australia yang mencakup model CX-70, CX-80, dan CX-90 produksi 2023 hingga 2025. Langkah ini diambil setelah ditemukan masalah pada perangkat lunak yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
Mengutip laporan Driveau, Senin, 22 September, masalah tersebut berasal dari kesalahan pemrograman pada Body Control Module (BCM) yang mengatur tampilan indikator bahan bakar. Akibatnya, panel instrumen dapat menampilkan informasi tingkat bahan bakar yang salah, membuat pengemudi tidak sadar saat tangki sudah hampir kosong.
BACA JUGA:
Situasi ini bisa berbahaya, karena jika bahan bakar benar-benar habis saat mobil sedang melaju, kendaraan dapat kehilangan tenaga secara mendadak. Hal tersebut tentu meningkatkan risiko kecelakaan yang bisa membahayakan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lain.
Recall ini hanya berlaku untuk varian mesin bensin turbo 3,3 liter, yang diproduksi antara 2023 hingga 2025.
Mazda Australia memastikan sedang menyiapkan langkah perbaikan berupa pembaruan perangkat lunak. Setelah siap, pelanggan yang terdampak akan dihubungi secara resmi dan diminta membawa kendaraan mereka ke dealer Mazda terdekat. Proses pembaruan software akan dilakukan gratis.