Bagikan:

JAKARTA - Kejutan di kualifikasi Piala Dunia 2026 saat Jerman mengawali laga di Grup A dengan kekalahan. Jerman tumbang dengan skor 2-0 saat melakoni laga tandang melawan Slovakia di Stadion National Football, Bratislava, Jumat, 5 September 2025 dini hari WIB. 

Awal yang sangat buru saat pelatih Julian Nagelsmann sesumbar membawa Jerman memenangi Piala Dunia 2026. Baru memulai pertarungan di babak kualifikasi, Jerman sudah harus menelan kekalahan. 

Ini merupakan kekalahan Jerman untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, Die Mannschaft harus mengakui keunggulan Portugal dan Perancis di UEFA Nations League, Juni lalu. Kini, mereka harus mengakui keunggulan Slovakia. 

Nagelsmann mengakui tim bermain buruk. Tidak ada semangat juang dan mereka bermain tanpa kegairahan. Berbeda dengan Slovakia yang menunjukkan fighting spirit tinggi demi memenangkan pertandingan. 

“Kami tak menunjukkan semangat dan emosi di pertandingan ini. Dari segi emosi, lawan justru jauh lebih baik dibandingkan kami,” ujar Nagelsmann. 

“Jelas, kami ingin tampil di Piala Dunia. Tetapi permainan kami masih jauh dari harapan. Saya ingin melihat pemain bermain dengan hati dan emosi,” katanya lagi. 

“Kami sesungguhnya menurunkan remain terbaik Jerman. Tetapi mereka sepertinya kurang dalam hal kualitas. Saya akan memberi kesempatan kepada pemain yang mampu menunjukkan kualitas,” ujar Nagelsmann.  

Di laga itu, Jerman gagal menunjukkan dominasi atas lawan. Sementara Slovakia justru tampil efektif dan efisien dalam melakukan tekanan. Bahkan tuan rumah sudah nyaris unggul pada menit-menit pertama pertandingan saat bek Lubomir Satka mengancam gawang Jerman. 

Selanjutnya, kiper Oliver Baumann kembali menggagalkan serangan Slovakia di menit 21. Saat berhadapan satu lawan satu dengan pemain sayap Leo Sauer, dirinya mampu melakukan penyelamatan gemilang. 

Setelah berkali-kali gagal, upaya Slovakia akhirnya membuahkan hasil saat David Hancko memecahkan kebuntuan di menit 42. Gol berawal dari kesalahan Florian Wirtz yang kehilangan bola dan berhasil dikuasai pemain Slovakia yang langsung melakukan serangan balik. Serangan itu kemudian dituntaskan oleh Hancko. 

Unggul 1-0 menjadikan tim asuhan Francesco Calzona kian percaya diri. Mereka mampu mempertahankan keunggulan itu hingga babak pertama usai. 

Memasuki babak kedua, Jerman mencoba bangkit dengan meningkatkan tekanan terhadap pertahanan tuan rumah. Peluang bagus diperoleh Leon Goretzka. Hanya usaha dia tak membuahkan hasil. 

Saat Die Elf melakukan tekanan, Slovakia justru mampu mengambil celah untuk menambah gol. Kali ini striker David Strelec yang berhasil mengecoh bek Antonio Ruediger untuk menaklukkan Baumann di menit 55. 

Skor berubah 2-0 untuk Slovakia. Tertinggal dua gol, Jerman kembali berusaha menekan lawan. Hanya serangan mereka tetap menemui kebuntuan. Apalagi, kiper Martin Dubravka yang bermain di klub Premier League Inggris Burnley menunjukkan penampilan terbaik. Skor dua gol untuk Slovakia bertahan hingga laga usai. 

“Selama lima menit pertama, kami seperti menunjukkan harapan yang cerah. Selanjutnya, kami bermain sangat buruk,” kata Nagelsmann. 

“Saya sepenuhnya percaya kepada pemain. Tetapi bermain lebih baik ketimbang tim lawan itu masih belum cukup jika Anda tak menunjukkan semangat dan keinginan untuk menang. Anda tak akan meraih hasil yang diharapkan bila bermain seperti itu,” ujarnya. 

Nagelsmann berharap tim bangkit saat melakoni laga kedua melawan Irlandia Utara. Apalagi, mereka bermain di kandang sendiri. Sementara, Slovakia menyambangi tim lemah Luksemburg.