Bagikan:

JAKARTA - Jerman langsung fokus menghadapi laga berikutnya melawan Irlandia Utara usai mengalahkan Luksemburg 4-0 di kualifikasi Piala Dunia 2026. Pelatih Julian Nagelsmann menyatakan Jerman membidik kemenangan di setiap laga kualifikasi sehingga tim pun membidik tiga poin meski bermain di kandang lawan.

Persaingan di Grup A kian ketat setelah Jerman meraih kemenangan mudah atas Luksemburg di Stadion PreZero Arena, Sinsheim, Sabtu, 11 Oktober 2025 dini hari WIB.  Sebaliknya, Slovakia harus mengakui keunggulan Irlandia Utara 2-0.

Hasil itu menjadikan Jerman mengamankan posisi di puncak klasemen dengan perolehan enam poin. Namun Irlandia Utara dan Slovakia juga memiliki poin sama. Jerman memiliki selisih gol terbaik.

Jerman berpeluang meninggalkan para pesaingnya bila kembali memetik tiga poin saat menyambangi markas Irlandia Utara. Laga di Stadion Clearer Twist National, Windsor Park, Belfast, Selasa, 14 Oktober 2025 dini hari WIB itu sudah menjadi target Nagelsmann.

“Kami harus memenangkan setiap pertandingan kualifikasi demi lolos ke Piala Dunia. Kami punya kualitas untuk memenangkan pertandingan," kata Nagelsmann seperti dikutip laman UEFA.

"Persoalannya, bagaimana kami harus bermain dengan semangat dan motivasi tinggi demi menunjukkan kualitas tim, itu yang memang tidak mudah,” ucapnya.

Nagelsmann, lebih lanjut, menyatakan Die Mannschaft sesungguhnya sudah menunjukkan performa maksimal saat menghadapi Luksemburg. Mereka mampu mencetak gol saat laga baru berjalan beberapa menit meski kemudian dianulir.

Namun Joshua Kimmich dkk tak kehilangan daya juang untuk menekan lawan. Terbukti, Jerman tak butuh waktu lama untuk membobol gawang lawan melalui David Raum.

Laga pun menjadi kian mudah setelah Luksemburg harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu merah yang diterima bek Dirk Carlson. Alhasil, bek Joshua Kimmich mampu mencetak brace. Sedangkan satu gol dihasilkan Serge Gnabry.

“Kami sudah unggul di babak pertama. Kami juga bermain bagus selama 20 menit pertama di babak kedua. Selanjutnya, permainan kami memang sedikit melambat. Kami tak menciptakan banyak peluang. Selain itu kami juga tak kebobolan. Dan yang paling penting kami meraih kemenangan,” ujar Nagelsmann lagi.

Menanggapi kegagalan Jerman meraih kemenangan dengan skor lebih banyak saat menghadapi tim lemah, Nagelsmann menuturkan tim asuhannya mengalami kesulitan menghadapi Luksemburg yang lebih banyak bertahan.

“Lawan lebih banyak bertahan selama 90 menit. Ini menjadikan kami tak punya ruang untuk menciptakan peluang. Namun yang terutama kami tak kebobolan saat menghadapi lawan yang lebih banyak melakukan serangan balik. Ini lebih penting ketimbang menciptakan banyak peluang,” ucap eks pelatih Bayern Munchen ini.

Jerman Tunjukkan Penampilan Terbaik

Sementara, Gnabry mengaku puas karena tim tidak hanya menang tetapi menunjukkan penampilan terbaik.

“Saya senang dengan kemenangan ini. Kami mengawali laga dengan sangat baik dan kami menunjukkan sangat ingin memenangkan pertandingan ini. Penampilan tim juga sangat bagus,” kata Gnabry.

Menurut dia, tim mampu bermain cepat dengan sangat baik. Mereka juga membangun kekompakan dan sektor belakang sangat solid sehingga menyulitkan lawan untuk menembusnya.

“Kami bermain cepat dengan sangat baik dan menunjukkan kekompakan. Sektor pertahanan kami juga sama sekali tidak kehilangan intensitas dan kami selalu memenangkan duel,” ujarnya.

Laga melawan Irlandia Utara sesungguhnya tidak mudah bagi Jerman. Namun Die Nationalelf memiliki rekor bagus saat bertemu tim dari Inggris Raya ini.

Jerman tercatat sudah menang 14 kali dan hanya dua kali kalah. Ini tentu menjadi modal bagus Jerman untuk kembali memetik kemenangan.