Bagikan:

JAKARTA - Saga transfer bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, tidak hanya bikin pusing Real Madrid yang hendak merekrutnya.

Ternyata Mbappe juga bikin resah pemain PSG, bahkan seluruh masyarakat sepak bola Perancis. Kepindahannya ke Madrid pun berpeluang mengganggu keharmonisan tim.

Mantan pemain Perancis dan Barcelona, Emmanuel Petit, memperingatkan Madrid terkait perekrutan Mbappe. Menurut dia, Mbappe hanya akan memunculkan masalah baru di ruang ganti.

Repotnya, Los Merengues bakal kehilangan salah satu leader, Luka Modric. Sementara veteran Toni Kroos kemungkinan masih dipertahankan Madrid.

"Bila dia pergi ke Madrid, bakal muncul masalah baru. Tidak hanya soal gaji, tetapi juga kepemimpinan. Saat ini ada (Jude) Bellingham yang luar biasa. Belum lagi ada Vinicius (Junior)," kata Petit.

"Di Madrid, dia akan bermain sebagai striker seperti di PSG. Namun, semua tahu itu bukan posisi terbaik dia. Saat dia datang, bakal muncul lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban," ujarnya.

Menurut informasi, Mbappe bakal mengantongi duit yang tidak sedikit bila menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Madrid.

Dirinya akan menerima 28 juta poundsterling ditambah bonus yang mencapai 12,8 juta poundsterling setiap musim.

Selain itu, Mbappe mendapat pemasukan dari hak cipta atas dirinya. Total, pemain berusia 25 ini akan menerima kontrak senilai 200 juta poundsterling atau hampir menyentuh 4 triliun rupiah. Ini menjadikan dia sebagai pemain dengan bayaran tertinggi di Madrid.

Hanya saja, menurut Petit, masyarakat sepak bola Perancis sudah tidak peduli Mbappe bakal bertahan di PSG atau meninggalkan Ligue 1. Menurut dia, semua sudah jenuh dengan saga transfer sang pemain.

"Kami di Perancis sudah lelah dengan semua pemberitaan soal dia. Setiap enam bulan sekali selalu muncul pertanyaan atau kisah yang sama di meja makan."

"Apakah dia akan pergi? Apakah dia akan bertahan? Apakah dia bahagia? Apakah dia sarapan dengan menu terbaik. Bahkan, di Perancis, kami sudah muak dengan semua itu," kata gelandang yang pernah menjadi pilar Arsenal ini.

Menurut Petit lebih lanjut bisa dipahami pemain kesal dengan Mbappe. Pasalnya, fokus tertuju pada Mbappe seorang.

"Saat ini, bukan PSG yang dibicarakan, tetapi malah membahas Mbappe. Orang lain tentu bisa menghadapi situasi itu. Saya sudah lelah," ujarnya.

Petit menyatakan masyarakat sepak bola Perancis sudah muak dan tidak peduli Mbappe akan bermain di mana musim depan.

"Jujur, saya sudah tidak peduli besok Mbappe bermain di mana. Ada banyak spekulasi dan rumor, tetapi tidak ada yang tahu. Terus terang 67 juta rakyat Perancis sudah tak peduli soal Mbappe" kata Petit.