PT LIB Janjikan Pemasukan yang Lebih Besar untuk Klub Liga 1, Sumbernya?
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus. (Foto via ANTARA)

Bagikan:

JAKARTA - Klub Liga 1 akan mendapatkan pemasukan yang jauh lebih besar di kompetisi musim 2023/2024. Hal ini dijanjikan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus.

Dia mengatakan, pemasukan itu berasal dari kontribusi tetap dan kontribusi variabel. Seperti apa rinciannya?

"Kalau reguler series rasanya sangat bombastis. Kita buat tier berbeda. Ada fix kontribusi besar dari yang lalu. Ada variable kontribusi. Itu memuat aspek-aspek kompetitif dalam berikan hadiah bagi klub," kata Ferry Paulus.

Kontribusi variabel itu terdiri dari sporting merit atau pemasukan berdasarkan peringkat klasemen akhir kompetisi reguler series dan TV rating & sharing.

"Nomor satu dari ranking terbaik akan dapat nilai lebih besar sampai peringkat paling bawah. Sehingga pundi-pundi finansial benar-benar bisa dibilang tiga kali dari fix kontribusi (subsisi per bulan) yang didapat. Sehingga musim depan, klub-klub akan dapat manfaat luar biasa," ucap Ferry, seperti dinukil dari Antara.

"Ada juga dari rating TV. Ini kita berikan apresiasi ke klub hadiah tadi. Nilainya sangat fantastis. Yang sudah kita planning-kan revenue dikembalikan ke klub semua."

"Dari aspek komersialisasi yang namanya rating dan share, itu dari ranking pertama sampai ranking 18 dapat, sehingga kalau klub yang degradasi, mungkin katakanlah mereka dapat fixed kontribusi yang sama dengan klub lain, ditambah dengan rating atau share," lanjutnya lagi.

Dengan kontribusi variabel ini, Ferry mengatakan setiap klub akan berpeluang mendapatkan kenaikan pemasukan yang signifikan. Artinya, sambung Ferry, posisi income klub meningkat.

"Meningkatkan tidak sedikit, tapi cukup signifikan,” ujar pria kelahiran 22 Mei 1964 tersebut.

Terkait adanya pemasukan lebih besar untuk setiap klub Liga 1 musim depan itu, Ferry mengaku senang dengan adanya kebijakan anyar tersebut karena menurutnya ini pertama dalam sejarah liga Indonesia.

"Memang mungkin baru kali ini dalam sejarah liga, baru kali ini era ini kami punya keuntungan. Dengan rambu-rambu yang betul, sistem, tingkatkan aset-aset kami yang ada, kami petakan semua, sehingga dapat pundi-pundi uang yang baik," ucap Ferry.

Dalam kesempatan yang sama, mantan bos Persija Jakarta itu juga membocorkan salah satu besaran hadiah kompetisi musim depan yaitu sebesar Rp5 miliar. Jumlah ini diperuntukkan untuk tim pemenang babak championship series.

"Hadiah championship Rp5 miliar" ungkap Ferry.

Format championship series menjadi format lanjutan Liga 1 musim depan setelah 18 klub usai berkompetisi penuh pada babak reguler series.

Champions series berisikan empat klub teratas dari babak reguler series dan empat klub tersebut bakal diadu dengan sistem knock-out kandang dan tandang untuk memperebutkan sang juara.

Lebih lanjut, pria 59 tahun itu juga memaparkan pembaruan baru untuk Liga 1 2023/2024 selain adanya pemasukan yang lebih banyak untuk setiap yaitu salah satunya adalah rencana penerapan Video Assistant Referee (VAR) yang akan diterapkan pada Februari 2024.