Pertandingan Ligue 1 Dihebohkan dengan Gas Air Mata, Pemain Tak Bisa Bernapas
Laga Ligue 1 Toulouse vs Montpellier. (Foto: Twitter/@ToulouseFC)

Bagikan:

JAKARTA - Adegan mengejutkan terjadi pada pertandingan Ligue 1 antara Toulouse kontra Montpellier, akhir pekan kemarin. Ada seseorang yang kemudian melemparkan gas air mata ke dalam lapangan saat pertandingan berlangsung.

Gas air mata itu diyakini dilempar oleh penonton yang hadir di stadion. Namun, belum diketahui pasti pelakunya.

Insiden ini terjadi pada babak kedua. Gas air mata yang masuk ke lapangan membuat para pemain tidak bisa bernapas dan menggaruk-garuk mata sekitar menit ke-57.

Permainan pun terpaksa dihentikan sampai gas benar-benar dibersihkan. Proses ini pun berlangsung sekitar 15 menit.

Saat kejadian, tuan rumah Toulouse sudah unggul 4-1 saat itu. Tim tamu kemudian memperkecil ketertinggalan menjadi 4-2 saat pertandingan dilanjutkan.

Peristiwa di Prancis ini kemudian disamakan media The Sun dengan peristiwa tragis yang terjadi di Kanjuruhan, Malang, Indonesia.

Tragedi maut yang terjadi usai pertandingan Arema FC kontra Persebaya Surabaya itu menelan lebih dari 100 korban jiwa.

Insiden ini diawali sebuah invasi lapangan yang dilakukan penonton. Pihak kepolisian pun mencoba membubarkan massa dengan menggunakan tongkat dan gas air mata.

Akibatnya muncul kepanikan. Penonton berbondong-bondong mencoba keluar dari stadion.

Korban jiwa dilaporkan meninggal akibat kehabisan oksigen dan juga luka-luka akibat terinjak saat berdesakan menuju pintu keluar.

Akibat insiden ini, kompetisi Liga 1 Indonesia dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Presiden Joko Widodo juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan evaluasi menyeluruh.