IBL Sudah Bisa Dihadiri Penonton Mulai 12 Maret, Kapasitas Tetap Dibatasi
Ilustrasi IBL (Foto: IBL)

Bagikan:

JAKARTA – Lanjutan Liga Basket Indonesia (IBL) sudah bisa dihadiri penonton mulai Sabtu, 12 Maret besok. Namun, jumlah penonton yang hadir tetap dibatasi.

Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan bahwa calon penonton sudah bisa membeli tiket secara daring untuk pertandingan-pertandingan yang digelar dari 12 sampai 30 Maret.

"Tidak ada penjualan tiket langsung di area pertandingan. Waktu maksimal pembelian adalah H-1 sebelum tanggal pertandingan," kata Junas dalam keterangan resmi.

Penyelenggara menyiapkan harga tiket berbeda untuk laga yang digelar di hari biasa dan akhir pekan. Harga tiket untuk hari biasa dipatok Rp30 ribu, sedangkan untuk akhir pekan dibanderol Rp35 ribu per pertandingan.

Selain itu, IBL juga menetapkan syarat lain untuk calon penonton yang berusia 6-12 tahun. Penonton di rentang usia itu diwajibkan sudah melakukan vaksin COVID-19 dosis lengkap.

Sementara itu, anak berusia 6 tahun ke bawah, usia lanjut di atas 65 tahun, individu dengan penyakit bawaan (komorbid), ibu hamil dan menyusui, belum diperkenankan menonton pertandingan secara langsung.

"Situasi dan peraturan kehadiran penonton dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti peraturan pemerintah yang berlaku," ujar Junas.

Kompetisi lanjutan IBL sudah digelar sejak 3 Maret lalu secara gelembung di Jakarta. Namun, ketika itu penyelenggara memutuskan tidak menghadirkan penonton sambil mengikuti perkembangan kasus pandemi.

Kemudian dalam pekan ini pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melonggarkan aturan COVID-19 terkait olahraga yang sudah boleh dihadiri penonton. Namun, dengan syarat penonton yang ingin menghadiri ajang-ajang olahraga harus sudah menerima vaksin dosis ketiga.

Kapasitas penonton yang diizinkan pun sesuai dengan level PPKM masing-masing daerah. Rinciannya 25 persen untuk level 4, 50 persen untuk level 3, 75 persen untuk level 2, dan 100 persen untuk level 1.