JAKARTA - Harley-Davidson merek yang identik dengan kebebasan, jalanan terbuka, dan budaya Amerika, membuat keputusan kontroversial yang menggegerkan para penggemarnya. Tiga model motor andalannya, yang semuanya ditenagai oleh mesin Revolution Max, kini tak lagi diproduksi di Amerika Serikat.
Dikutip dari laporan Jalopnik, Selasa, 13 September, langkah mengejutkan ini merupakan respons langsung terhadap tarif 31 persen yang diberlakukan oleh Uni Eropa untuk motor buatan Amerika. Sebagai balasan atas tarif baja dan aluminium era Trump, Harley-Davidson memindahkan seluruh produksi model bermesin Revolution Max ke pabriknya di Rayong, Thailand, mulai model tahun 2025.
Ini adalah pergeseran besar bagi perusahaan yang berusia lebih dari 120 tahun ini, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Amerika.
Pan America: Petualang yang Mendunia
Salah satu motor yang kini diproduksi di Thailand adalah Pan America. Diluncurkan pada tahun 2018 sebagai bagian dari inisiatif "More Roads to Harley-Davidson", Pan America adalah upaya Harley untuk memasuki pasar adventure bike yang tengah berkembang pesat.
Dengan mesin V-Twin yang bertenaga 150 tenaga kuda, Pan America membuktikan bahwa Harley mampu menciptakan motor yang tidak hanya tangguh di jalan raya, tetapi juga mumpuni di medan off-road. Kesuksesan model ini bahkan menjadikannya adventure bike terlaris di Amerika Utara.
BACA JUGA:
Sportster & Nightster: Ikon yang Berevolusi
Selain Pan America, dua model ikonis lainnya juga ikut pindah pabrik. Sportster, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1957, adalah motor yang dirancang untuk menantang dominasi sportsbike Inggris pada masanya. Generasi terbarunya, Sportster S, diluncurkan pada tahun 2021 dengan mesin Revolution Max yang berpendingin cairan, menggantikan mesin ironheads berpendingin udara yang legendaris.
Adiknya, Nightster, yang diperkenalkan pada tahun 2007 sebagai alternatif yang lebih gelap dan minimalis, kini menjadi model entry-level dalam keluarga Sportster. Keduanya telah menjadi simbol evolusi Harley-Davidson, menggabungkan warisan historis dengan teknologi modern.