JAKARTA – Setelah berkontribusi besar dalam kesuksesan mobil listrik Tesla khususnya Model 3 dan Model Y, kini Michael Spencer, seorang mantan eksekutif Tesla memiliki visi baru: menghadirkan motor listrik yang terjangkau untuk penggunaan sehari-hari.
Michael Spencer kini mendirikan startup kendaraan listrik bernama Zeno di Bengaluru, India.
Kreasi pertama Zeno adalah Emara, sebuah motor listrik yang dirancang dengan mengutamakan fungsi dan aksesibilitas. Alih-alih fokus pada desain mewah, Emara hadir dengan tampilan yang sederhana namun menyimpan inovasi cerdas di balik bodinya yang kokoh.

Melansir RideApart, Senin, 2 Juni, Emara ini ditenagai oleh baterai 4 kWh yang menggerakkan motor 8 kW (setara 10,7 hp). Dengan spesifikasi tersebut, Emara diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 km (62 mil) dalam kondisi nyata dan mencapai kecepatan maksimal 95 km/jam (59 mph). Jarak tempuh dan kecepatan ini dinilai lebih dari cukup untuk mobilitas harian, terutama di area perkotaan dan semi-perkotaan. Menariknya lagi, Emara dilengkapi dengan empat mode berkendara yang memungkinkan pengendara menyesuaikan performa sesuai kebutuhan.
BACA JUGA:

Keunggulan utama Emara terletak pada fleksibilitas kepemilikan dan pengisian daya. Konsumen dapat membeli Emara beserta baterainya dengan harga 119.000 rupee atau sekitar Rp 22,7 jutaan (berdasarkan kurs saat ini sekitar Rp191 per rupee). Namun, Zeno juga menawarkan opsi yang lebih menarik, yaitu model berlangganan baterai. Dengan opsi ini, harga awal motor turun menjadi hanya 79.000 rupee atau sekitar Rp15 jutaan.
Untuk model berlangganan baterai, Zeno menawarkan beberapa pilihan pembayaran bulanan prabayar: 1.500 rupee untuk 48 kWh (setara dengan perkiraan jarak tempuh 48 km per hari) atau 2.500 rupee untuk 120 kWh (setara dengan perkiraan jarak tempuh 120 km per hari). Selain itu, pengguna juga dapat memilih opsi bayar sesuai pemakaian, yaitu 52 rupee per kWh.
Dengan harga yang sangat kompetitif, motor listrik Emara berpotensi menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari alternatif transportasi ramah lingkungan untuk mobilitas sehari-hari.