Bagikan:

JAKARTA - Produsen mobil klasik asal Italia, Lancia mulai merencanakan untuk berpindah ke ranah EV. Rencana tersebut kabarnya akan terlaksana bulan April mendatang. 

Lancia menjadi produsen di bawah kendali Stellantis ke-3 yang akan masuk ke ranah mobil listrik. Sebelumnya, ada nama Alfa Romeo dan DS yang duluan menyatakan minatnya. 

CEO dari Lancia, Luca Napolitano mengatakan bahwa pabrikan yang bermarkas di Turin, Italia ini akan fokus pada desain EV generasi mendatang. Namun, ia mengatakan bahwa desainnya nanti terinspirasi dari model Lancia terdahulu seperti, Aurelia, Stratos, Delta, dan 037 Stradale.

"Masa lalu yang gemilang dan kaya ini merupakan sumber inspirasi yang tak ada habisnya dan akan memimpin lompatan ke produk generasi berikutnya yang ditujukan untuk menjangkau negara dan pasar lain selain Italia,” kata Napolitano dalam keterangan pers perusahaan.

Tahun 2024 adalah target Lancia meluncurkan setidaknya tiga kendaraan listrik, sebelum sepenuhnya pindah ke elektrik pada 2028 sebagai bagian dari rencana strategis 10 tahun ke depan. Untuk mobil EV pertama, Luca akan menyebutnya Ypsilon. Mobil ini merupakan "city car" dengan lampu belakang yang mirip seperti Stratos dengan interior ramah lingkungan.

"Kami akan mulai dengan generasi baru Ypsilon, Lancia elektrik pertama, lalu sedan kelas atas baru pada tahun 2026 dan pada tahun 2028 kami akan menetapkan kelahiran kembali untuk Delta,” tutup Luca.