Bagikan:

YOGYAKARTA – Banyak di antara kita yang mengeluhkan tubuh terasa lemas dan mengantuk saat puasa. Kondisi ini biasanya dialami saat fase awal atau di minggu-minggu pertama puasa. Penyebabnya sangat beragam, mulai dari penurunan kadar gula darah hingga dehidrasi.

Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan mengapa tubuh terasa lemas saat puasa, lengkap dengan cara mengatasinya. Yuk simak informasi selengkapnya!

Mengapa Tubuh Terasa Lemas saat Puasa?

Dirangkum dari berbagai sumber, setidaknya ada 4 hal yang jadi penyebab tubuh terasa lemas saat puasa, di antaranya:

  1. Penurunan kadar gula darah

Mengapa tubuh terasa lemas saat puasa? Salah satu penyebabnya adalah penurunan kadar gula (glukosa) dalam darah. Glukosa merupakan sumber enegi bagi tubuh. Jika tidak ada asupan makanan selama beberapa jam, tubuh akan menggunakan cadangan glukosa yang tersimpan dalam hati dan otot. Jika cadangan ini menipis, tubuh akan terasa lelah, pusing, dan kurang fokus.

  1. Dehidrasi

Tidak minum selama berpuasa dapat membuat tubuh kehilangan cairan. Apalagi jika aktivitas fisik cukup tinggi atau cuaca panas.

Dehidrasi ringan saja sudah bisa menyebabkan gejala seperti lemas, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Inilah alasan mengapa penting untuk memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka.

  1. Kurangnya Asupan nutrisi saat sahur

Kurangnya asupan nutrisi saat sahur termasuk salah satu alasan mengapa tubuh lemas saat puasa.

Banyak orang hanya makan sedikit atau bahkan melewatkan sahur. Padahal, sahur adalah sumber energi utama selama menjalani puasa.

Jika menu sahur tidak mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, dan vitamin yang cukup, tubuh akan lebih cepat merasa lemas di siang hari.

  1. Kurang Tidur

Perubahan jadwal makan dan ibadah sering membuat waktu tidur menjadi berkurang selama bulan puasa.

Kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan membuat seseorang merasa lebih cepat lelah.

Merujuk American Academy of Sleep Medicine, orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur malam selama 7-9 jam setiap hari untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Bagaimana Cara Mengatasi Tubuh Lemas saat Puasa

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar tubuh tidak lemas saat puasa:

  1. Mengatur Pola Tidur

Pola tidur yang teratur membantu tubuh tetap segar saat puasa. Hindari begadang dan usahakan tidur sekitar 4–6 jam setiap malam. Buat suasana kamar nyaman agar tidur lebih nyenyak.

Jika masih mengantuk setelah sahur, Anda boleh tidur kembali setelah memberi jeda sejenak. Tidur siang singkat sekitar 15–20 menit juga bisa membantu memulihkan energi.

  1. Mengonsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Makanan saat sahur dan berbuka sebaiknya mengandung nutrisi lengkap, seperti karbohidrat kompleks, protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat.

Contohnya gandum utuh, nasi merah, daging, telur, tahu, kacang-kacangan, sayuran, dan buah. Nutrisi ini membantu menjaga energi dan daya tahan tubuh selama puasa.

Hindari makan berlebihan karena bisa membuat perut tidak nyaman dan tubuh terasa lebih lemas.

  1. Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Dehidrasi dapat menyebabkan tubuh lemas saat puasa. Karena itu, penuhi kebutuhan cairan sekitar 2–3 liter atau 8 gelas air per hari.

Terkait hal ini, Anda bisa menggunakan pola minum 2-4-2, yaitu dua gelas saat berbuka, empat gelas sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur. Batasi minuman berkafein seperti kopi atau soda, dan pilih air putih atau jus buah tanpa gula.

  1. Tetap Aktif Berolahraga

Olahraga ringan tetap penting untuk menjaga kebugaran saat puasa. Aktivitas seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga dapat membantu meningkatkan stamina. Lakukan olahraga sekitar 30 menit per hari, 3–5 kali seminggu, terutama menjelang berbuka atau setelah berbuka.

  1. Mengonsumsi Suplemen

Jika asupan nutrisi dari makanan belum cukup, Anda bisa mempertimbangkan suplemen. Beberapa vitamin yang dapat membantu menjaga energi antara lain vitamin D, vitamin B12, zat besi, dan kalsium.

Selain itu, suplemen vitamin C dan zinc juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Demikian penjelasan mengapa tubuh lemah saat puasa. Dapatkan update berita menarik lainnya dengan mengunjungi laman VOI.id.