JAKARTA - Misteri menyelimuti identitas pelaku penganiayaan terhadap asisten Hanung Bramantyo, Faisal.
Menurut keterangan yang diterima Hanung, pelaku sempat mengaku sebagai "anggota" saat aksinya coba dilerai oleh warga sekitar, menambah kesan arogansi dalam insiden tersebut.
Hanung Bramantyo menceritakan detail yang ia dapatkan dari Faisal mengenai ucapan pelaku.
"Menurut Faisal, dia hanya menyebut ‘saya anggota’ … tidak jelas anggota apa," tulis Hanung Bramantyo melalui pesan singkat, Senin, 22 September.
Ia berspekulasi bahwa pengakuan tersebut mungkin dilontarkan karena pelaku merasa panik dan terdesak.
"Dia menyebut itu karena orang-orang hendak melerai dia atas aksinya memukuli Faisal," jelasnya.
"Kemungkinan besar orang itu kepanikan, takut dikeroyok masa, akhirnya menyebut ‘saya anggota’," sambung Hanung Bramantyo.
Insiden pemukulan yang menimpa asisten Hanung Bramantyo, Faisal, meninggalkan luka yang lebih dalam dari sekadar fisik.
Putra-putri mereka, khususnya Kala Madali yang menjadi saksi mata langsung kejadian tersebut, mengalami trauma mendalam.
Hanung Bramantyo mengungkapkan betapa terpukulnya ia mengetahui dampak psikologis pada sang anak.
Sutradara ternama ini menceritakan bagaimana Kala berusaha mengabarinya dari jauh dan bagaimana insiden itu membekas dalam ingatannya.
Ketika ditanya apakah sang anak mengalami trauma, Hanung memberikan jawaban yang memilukan.
"Pastinya. Kala barusaha mengabari saya, kalo dia tutup mata saat melewati jalan TKP," ungkap Hanung.
Kejadian ini menjadi pengingat pahit tentang dampak kekerasan yang bisa membekas pada anak-anak.
BACA JUGA:
Hanung, yang biasanya mengantar sendiri anak-anaknya ke sekolah, harus menelan kepahitan karena insiden ini terjadi saat ia sedang berhalangan dan menjalankan ibadah umrah. "Biasanya juga saya yang mengantar anak-anak sekolah," tambahnya.