<i>Menyerah</i>, Jadi Kolaborasi Mom Uung dan Lesti Billar Sampaikan Pesan kepada Ibu Indonesia untuk Terus Berjuang
Foto: Istimewa

Bagikan:

JAKARTA - Lesti Kejora bersama sang suami Rizky Billar kembali menyapa publik dengan karya terbarunya yang berjudul Menyerah. Lagu Menyerah mengandung pesan penuh makna yang dituliskan oleh Rizky Billar dan dinyanyikan Lesti Kejora bersama Uung Victoria Finky. Menyerah dirilis pada 20 Desember, yang berdekatan dengan peringatan Hari Ibu.

Lesti Kejora bercerita mengenai makna di balik lagu ini dibuat.

"Lagu ini spesial sekali buat aku. Sebagai seorang Ibu, aku mengerti dan merasakan betul apa yang menjadi ketakutan para wanita yang harus mengubah statusnya menjadi seorang ibu. Senang sekali dan berterima kasih aku dan suami bisa disupport oleh Mom Uung dalam menggarap karya ini. Apalagi Mbak Uung Victoria turut berduet bersama," ujarnya, dikutip Kamis 28 Desember.

Mom Uung bersama Lesti melalui lagu Menyerah, menyampaikan pesan bahwa semua ibu itu hebat, dan semua ibu punya kemampuan untuk melewati semua tantangannya. Mom Uung dan Lesti akan menjadi garda support system terdepan untuk ibu baru di Indonesia untuk #JanjiGakNyerah.

"Intinya jangan pernah menyerah, karena semua akan indah saat melihat anak kita tumbuh besar. It’s not easy but it’s going to be worth it," ajak Uung Victoria, Founder Mom Uung.

Rizky Billar terlibat aktif dalam proses penulisan lirik lagu yang bergenre pop melayu.

“Atas kolaborasi bersama Mom Uung ini, kami berdua diberikan kesempatan untuk bisa berbagi ke sesama wanita pejuang hebat Indonesia. Keterlibatan aku di sini adalah semata karena aku turut melihat perjuangan seorang ibu baru, tidak lain tidak bukan, istri sendiri, Lesti, yang mengalami prosesnya,” terang Rizky Billar.

Mom Uung sebagai brand ASI Booster dan produk pendukung ibu menyusui dan anak, yang lahir dari buah pemikiran dan keresahan Uung Victoria Finky bersama sang suami saat pertama kali memiliki buah hati.

"Aku itu awalnya sama, pejuang ASI. Aku mengalami problem yang sama, seperti ASI seret, berat badan tidak teratur, emosi yang susah dikontrol, dan perasaan cemas serta khawatir akan banyak hal. Takut merasa sendirian," ujar Uung Victoria Finky.

Di sisi lain, Lesti juga menuturkan sempat merasakan perasaan cemas dan khawatir tidak bisa memberikan yang terbaik untuk anak.

"Butuh support yang besar rasanya ingin ditenangkan dan dikuatkan. Sebagai sosok public figure yang dikenal banyak orang, tidak membuat aku semata-mata tidak kesepian. Perasaan itu tetap ada," kata Lesti.

Lirik lagu Menyerah sarat akan pesan perjuangan seorang Ibu. Dimana permasalahan seperti banyaknya ibu di luar sana yang jadinya mengalami baby blues karena kurangnya dukungan dari lingkungan terdekat.

Salah satu lirik “sempat ingin menyerah saja dengan luka yang ku pendam sendirian, mencoba menahan segala perih yang tak kunjung sudah. Ku percaya bahwa mampu lewati semua hingga cinta mengganti duka, dan ikhlas ku kan menjadi indah” misalnya, dibawakan Lesti dengan penuh emosi yang sarat akan kesedihan sekaligus semangat seorang ibu.

Menyerah didedikasikan untuk semua ibu di Indonesia, sebagai bentuk apresiasi sebesar-besarnya di hari ibu 2023. Lesti dan Uung sepakat, apresiasi tidak hanya ditujukan kepada ibu kita yang sudah menua, di peringatan hari ibu pun, ibu-ibu baru yang tengah berjuang dengan pengalaman barunya, turut patut mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak.

"Aku dan suami senang sekali dan sangat mengapresiasi Mom Uung, dengan komitmennya untuk selalu hadir dan mendukung para ibu menyusui baru. Tidak ada lagi kata sendirian jika merasa kesulitan dengan permasalahan anak dan ASI. Aku berharap semakin banyak wanita dan ibu di luar sana yang berjanji untuk terus berjuang dan tidak menyerah," jelas Lesti.

Mom Uung siap membantu para ibu 24 jam melalui layanan gratis untuk ibu-ibu Indonesia hebat. Di tahun 2023 ini, Mom uung sudah menjangkau satu juta lebih ibu-ibu baru dengan layanan konsultansi menyusui gratis 24 jam. Komitmen ini akan terus dijalankan dan diperluas oleh Mom Uung, dengan tujuan tidak ada lagi ibu-ibu baru Indonesia yang merasa sendiri dan menghadapi tantangannya sendirian.

"Semua ibu baru Indonesia harus selalu bisa merasa diapresiasi, dihargai, dan disemangati lagi untuk terus berjuang menjadi ibu baru, yang memang tidaklah mudah. Terutama jika kita tidak punya support system yang kuat. Suami memiliki peran yang vital. Keluarga terdekat, saudara, teman, harusnya bisa menjadi tempat bercerita dan berkeluh," kata Uung.