Bagikan:

JAKARTA - Raihaanun berperan sebagai Kinan di film Layangan Putus. Film besutan MD Pictures ini merupakan lanjutan dari serial berjudul sama ini.

Di film, Kinan akan memperlihatkan sosok kuatnya untuk membesarkan sang anak, yakni Raya. Setelah bercerai dengan Aris usai perselingkuhan terbongkar, Kinan mencoba untuk tegar dan memulai hidup baru. Namun, masih ada yang belum selesai antara Kinan dan Aris, sehingga pernikanan Aris dan Lidya juga terdampak.

Dengan permasalahan baru dari serial sebelumnya, film Layangan Putus menyuguhkan sesuatu yang berbeda di kancah perfilman Indonesia. Dipasangkan dengan Reza Rahadian dan Anya Geraldine, Raihaanun merasa bersyukur.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan kepada saya, prosesnya saya sangat menikmati menjadi Kinan. Karakternya (Kinan) sendiri sudah sangat kuat (di film ini), jadi saat dikasih script-nya, saya nggak pikir panjang, ‘I wanna do this part’,” kata Raihaanun saat gala premiere di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Desember.

Menurutnya, karakter Kinan memiliki keunikan tersendiri baginya. Bahkan, Raihaanun tidak keberatan memerankan karakter Kinan yang dalam serialnya diperankan oleh Putri Marino.

Walaupun pemeran utama perempuan di lanjutan serialnya ini berbeda, tetapi kekuatan akting Raihaanun sebagai aktris yang sudah lama berkecimpung di dunia perfilman Tanah Air membuat karakter Kinan menjadi sedikit berbeda dan memiliki kesan unik di dalamnya.

“Memang saya nggak ada pemikiran sebelumnya (serial Layangan Putus) diperankan oleh siapa, sama siapa, memang karena karakternya sudah kuat dan jalan ceritanya memang saya belum pernah mendapatkan drama yang sebegitu bagusnya, termasuk pemainnya,” kata perempuan kelahiran 7 Juni 1988 ini.

Dia menambahkan, “Jadi ini sesuatu yang sangat berharga, pengalaman yang berharga buat saya,” ungkapnya.

Reza Rahadian juga tidak merasa kesulitan saat harus membangun kecocokan dengan Raihaanun sebagai pemeran utama baru karena menurutnya keahlian akting Raihaanun yang sudah baik.

“Saya rasa, bukan hanya karena kualitas akting, kayaknya udah nggak perlu dibicarakan, kita semua sudah tahu kualitas aktingnya Raihaanun seperti apa. Namun, ‘to have Kinan’ in the different spectrum is a blessing,” kata Reza.