Trauma Healing Adalah Bagian Penting dari Rehabilitas Korban Bencana Cianjur, Ini Pengertian hingga Fasenya
Ilustrasi trauma healing (Dok. Humas Polri)

Bagikan:

YOGYAKARTA – Trauma healing adalah hal penting yang harus diberikan untuk korban bencana, khususnya untuk anak-anak. Metode ini juga diberikan kepada korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang terjadi pada Senin, 21 November.

Sejumlah lembaga negara, aktivis, hingga perusahaan pun ikut membantu memberikan bantuan berupa trauma healing untuk korban gempa Cianjur. Upaya penyembuhan trauma tersebut dilakukan dengan berbagai metode. Untuk lebih jelas, berikut ulasan singkatnya.

 

Trauma Healing Adalah Upaya Penyembuhan Psikis

Trauma healing adalah sebuah istilah yang merujuk pada upaya penyembuhan trauma psikologi. Menurut American Psychological Association, pengertian trauma adalah sebuah respon emosional seseorang terhadap peristiwa yang dinilai mengerikan. Respon tersebut bisa berupa rasa kaget dan terkejut. Hal itu menimbulkan dampak psikis yang panjang,

Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), trauma adalah keadaan jiwa atau tingkah laku yang tidak normal sebagai akibat dari tekanan jiwa atau cedera jasmani.

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa secara umum pengertian trauma healing ialah upaya penyembuhan trauma psikologi untuk korban yang mengalami guncangan psikis. Guncangan tersebut disebabkan karena berbagai hal seperti bencana, kekerasan, atau kejadian di luar kebiasaan seseorang.

Trauma healing bertujuan untuk memulihkan kondisi emosional korban setelah diguncang oleh ketakutan yang terjadi di masa lalu. Metode ini juga bertujuan agar korban tak dihantui ketakutan masa lalu yang berdampak pada stabilitas mental dan emosional korban.

Korban yang Harus Mendapat Trauma Healing

Trauma healing diperuntukkan bagi anak maupun orang dewasa yang mengalami guncangan psikis. Guncangan tersebut bisa disebabkan karena kejadian negatif yang pernah dialami di masa lalu. Berikut ini korban yang harus mendapatkan trauma healing saat mengalami goncangan kejiwaan.

  • Korban bencana dan kecelakaan
  • Korban kekerasan rumah tangga (KDRT)
  • Korban kekerasan dan/atau pelecehan seksual
  • Korban yang kejiwaannya terguncang akibat kematian saudara atau orang terdekat

Metode Trauma Healing

Dalam praktiknya, terapis memiliki berbagai metode trauma healing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan korban. Beberapa metode yang bisa jadi pilihan adalah sebagai berikut.

  1. Farmakoterapi

Farmakoterapi adalah salah satu metode yang dilakukan dengan obat-obatan untuk mengelola trauma. Patut diingat bahwa obat yang digunakan tidak benar-benar menyembuhkan namun meringankan gejala traumatis yang muncul seperti gejala intrusi, reaksi emosional, peningkatan gairah, temperamental, hingga depresi.

  1. Terapi Perilaku

Terapi perilaku adalah terapi paparan atau eksposur. Metode ini akan mengarahkan korban untuk menghadapi ketakutannya dibanding lari dari rasa takutnya sendiri. Langkah ini dilakukan secara bertahap.

  1. Terapi Perilaku Kognitif atau CBT

Metode ini didasarkan pada gagasan bahwa seseorang harus memperbaiki dan mengubah pikiran yang keliru serta meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Metode ini sangat efektif untuk mengatasi gangguan psikis seperti kecemasan, pengendalian kemarahan, hingga stres umum.

  1. Metode Hipnoterapi

Metode ini akan membawa individu pada kondisi hipnosis. Setelah itu terapis akan mengajak orang tersebut pada sesi percakapan secaa mendalam, termasuk terkait pada masalah yang dirasakan.

  1. Terapi Psikodinamik

Terapi ini dilakukan untuk mengidentifikasi fase mana yang memengaruhi trauma korban. Setelah itu terapis baru bisa mengelola aspek peristiwa traumatis yang menjadi penyebab gangguan pada pasien.

  1. Terapi Kelompok

Metode ini bisanya dijadikan sebagai terapi tambahan. Terapi kelompok akan memilih satu pemimpin, bisa dari psikolog, terapis, atau bisa dari anggota yang mengalami trauma. Metode ini akan berfokus pada pemberian dukungan satu sama lain.

3 Fase Trauma Healing

Dalam praktiknya, seorang tenaga ahli seperti psikolog akan melakukan proses penyembuhan trauma psikis pada korban trauma dengan melalui 3 fase yakni sebagai berikut.

  1. Fase Pertama: Keamanan dan stabilitas
  2. Fase Kedua: Ingat dan Terima
  3. Fase Ketiga: Rekonstruksi Hubungan

Trauma healing adalah kegiatan penyembuhan psikis yang penting untuk dilakukan, khususnya bagi korban bencana alam seperti yang dialami oleh warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Untuk memantau perkembangan lain kunjungi VOI.ID.