5 Gerakan Yoga untuk Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Ilustrasi gerakan yoga yang membantu meningkatkan metabolisme (Unsplash/Maksim Chernichev)

Bagikan:

JAKARTA – Metabolisme penting untuk tubuh, bukan hanya berkaitan dengan kesehatan tetapi juga memengaruhi kendali berat tubuh. Salah satu hal yang bisa membuat berat badan naik dan turun adalah metabolisme. Jika Anda ingin mendapatkan salah satunya, bisa dengan melakukan gerakan yoga secara rutin.

Berikut, gerakan-gerakan yoga asana yang membantu menyeimbangkan metabolisme. Yoga asana merupakan latihan gerakan-gerakan yang memusatkan napas dan pikiran. Selain itu, yoga juga memperkuat otot inti dan mengencangkannya. Mau coba gerakannya? Ini daftarnya.

1. Supine core pose

Pose pertama yoga yang bisa membantu meningkatkan metabolisme, ambil posisi telentang. Letakkan lengan di sisi tubuh dan tekuk lutut kanan, angkat ke atas membentuk sudut 90 derajat. Buang napas, dan rentangkan kaki Anda lurus. Arahkan telapak kaki kiri vertikal dan lakukan gerakan ini selama 15 detik. Jaga punggung tetap nyaman rata dengan lantai.

gerakan yoga untuk meningkatkan metabolisme tubuh
Ilustrasi gerakan supine core, yoga untuk meningkatkan metabolisme (Sumber: Yoga Journal)

 

2. Fish pose

Masih dalam posisi telentang, pose kedua yoga ini cukup mudah dilakukan. Setelah terlentang, dengan lengan bawah rata di lantai, tekan siku ke dalam untuk mengangkat dada, dan sandarkan bagian atas kepala dengan ringan di lantai. Tahan selama 30 hingga 60 detik.

3. Plank pose

Gerakan plank tentu tak asing bagi Anda yang kerap melakukan olahraga kardio. Gerakan ini juga membantu meningkatkan metabolisme, dilansir Yoga Journal, Jumat, 21 Januari. Dimulai dari gerakan dog push menuju downward dog, yaitu telapak tangan dan ujung bola kaki menjadi bagian paling lekat dengan lantai.

gerakan yoga untuk meningkatkan metabolisme tubuh
Ilustrasi gerakan yoga dog push yang membantu meningkatkan metabolisme (Patrick Malleret)

 

Pinggul membentuk sudut 90 derajat, mengarah ke lantai. Angkat kaki kiri lurus ke atas sehingga antara bahu, punggung, pinggul, dan jemari kaki membentuk garis diagonal. Gerakan downward dog bisa dilakukan selama 15 detik bergantian.

Selanjutnya, dari downward dog, turunkan lengan dan tangan menggenggam. Libatkan kaki dan turunkan tubuh mengambil posisi plank. Tekan lengan ke bawah untuk menciptakan ruang antara tulang belikat. Tahan posisi ini selama 30-60 detik.

4. One-legged king pigeon pose

Dari posisi plank, lepastan tangan Anda ke lantai. Turunkan lutut kanan ke lantai ke arah kanan. Jaga agar tumit tetap dekat dengan panggul. Lipat ke depan dan gerakkan tangan ke depan. Jika merasakan lutut tegang, letakkan penyangga di bawah pinggul kanan Anda. Gerakan ini selama 2 menit kemudian lakukan bergantian.

5. Meditasi duduk

Gerakan terahir merupakan alternatif dari corpse body, yaitu dengan meditasi mengambil posisi duduk. Atur timer selama 5-10 menit dan duduk bersila dengan telapak tangan di lutut. Bawa kesadaran Anda pada kecepatan alami napas. Rasakan sepenuhnya momen ini dan  biarkan pikiran berlalu seperti awan di langit.