Bagikan:

JAKARTA - Di berbagai kota, semakin banyak perempuan yang memilih bergerak bersama komunitas. Misalnya dengan menjadikan olahraga lari sebagai cara merawat diri, sekaligus menjalankan peran mereka sebagai pekerja, perempuan, dan ibu.

Gambaran ini terlihat jelas dalam gelaran She Runs The World yang kembali berlangsung tahun ini. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah hadirnya ratusan ibu yang berlari sambil mendorong stroller berisi anak mereka.

Pemandangan tersebut menjadi simbol kalau olahraga atau bergerak aktif bagi perempuan kini semakin inklusif dan dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab domestik.

Acara khusus perempuan ini diikuti sekitar 1.200 peserta dari berbagai latar belakang. Mereka datang dari komunitas, dunia kerja, hingga ibu rumah tangga yang ingin menikmati ruang aman untuk bergerak.

"Kami melihat begitu banyak ibu hadir bersama anaknya tahun ini benar-benar menyentuh hati saya. Ini menunjukkan bahwa ruang olahraga perempuan kini semakin inklusif bahwa menjadi ibu dan tetap aktif bukanlah dua hal yang saling meniadakan," ujar Nadya Rosmalina, Founder & Creative Director Heylocal dalam keterangannya kepada VOI. 

Supaya para ibu bisa tetap menikmati momen bergerak aktifnya, di agenda ini juga disediakan Nursery Room sehingga ibu bisa tetap berlari sambil memenuhi kebutuhan si kecil. Sementara itu, area UMKM perempuan juga dibuka tanpa biaya, memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan karyanya.

Lebih lanjut, Nadya mengungkapkan kehadiran para ibu bersama anaknya menjadi momen yang menyentuh, karena menunjukkan perempuan kini semakin leluasa aktif tanpa harus meninggalkan perannya dalam keluarga.

Antusiasme peserta yang tinggi membuat kegiatan ini direncanakan hadir di beberapa kota besar lainnya agar semakin banyak perempuan mendapat ruang untuk mulai bergerak dan membangun kebiasaan sehat.

Tahun ini, peserta juga diajak menunjukkan solidaritas melalui kampanye Thousand Hearts for Sumatera sebagai dukungan bagi korban banjir di Sumatera, ditandai dengan pita hitam yang dikenakan saat berlari.

"Melihat ribuan perempuan berlari bersama, sudah jelas perempuan Indonesia semakin percaya diri dan berani mengambil ruangnya sendiri dalam dunia olahraga. Fenomena stroller moms menjadi bukti aktivitas fisik dapat dinikmati oleh siapa saja, termasuk para ibu, dalam suasana yang aman dan suportif," pungkasnya.