Bagikan:

YOGYAKARTA - Bayam memang banyak memberikan manfaat bagi kesehatan. Namun, apa yang terjadi jika makan bayam setiap hari? Jenis sayuran hijau ini diketahui juga dapat membahayakan. Simak bahaya kebanyakan makan bayam di bawah ini.

Hampir setiap orang menjadikan bayam sebagai makanan. Sayuran hijau yang mengandung banyak gizi ini bahkan sering dikatakan sebagai superfood sebab mengandung ragam gizi penting yang dapat menunjang kesehatan tubuh.

Meskipun demikian, Anda tetap tidak disarankan untuk mengonsumsi bayam berlebihan. Sebab, konsumsi bayam terlalu banyak justru dapat mendatangkan efek samping yang merugikan.

Kandungan Gizi dalam Bayam

Bayam yang juga populer dengan nama latin Spinacia oleracea merupakan jenis sayuran hijau yang awalnya berasal dari Persia.

Jenis sayuran ini telah terbukti dapat mendatangkan manfaat sehat jika dikonsumsi secara rutin dan teratur, dan juga dalam porsi yang tepat.

Beberapa manfaat yang dapat dirasakan berkat mengonsumsi bayam, contohnya menurunkan risiko penyakit infeksi, mencegah obesitas, dan mengendalikan kadar gula dan lemak dalam darah.

Selain itu, bayam yang menjadi kategori superfood ini juga dapat memberikan banyak manfaat sehat lainnya.

Adanya manfaat bayam bagi kesehatan tidak lepas dari kandungan gizi yang terkandung di dalamnya. Di bawah ini adalah rincian kandungan gizi dalam 100 gram bayam:

  • Karbohidrat: 3,6 gram
  • Gula: 0,4 gram
  • Kalori: 23
  • Air: 91 persen
  • Protein: 2,9 gram
  • Serat: 2,2 gram
  • Lemak: 0,4 gram

Bayam juga memiliki kandungan vitamin dan mineral penting, contohnya, vitamin A, C, K1, asam folat, besi, dan kalsium. Selain itu, sayuran hijau ini juga mengandung senyawa lutein, quercetin, kaempferol, nitrat, dan zeaxantin.

Apa yang Terjadi Jika Makan Bayam Setiap Hari?

Bayam memang mengandung banyak gizi penting yang diperlukan untuk mewujudkan fungsi tubuh yang optimal.

Namun, seluruh zat gizi tersebut dapat menjadi bumerang bagi kesehatan jika Anda kebanyakan makan bayam.

Di bawah ini adalah beberapa efek samping yang dapat terjadi karena kebanyakan makan bayam:

Batu Ginjal

Berdasarkan dr. Devia Irine Putri, bayam juga mengandung asam oksalat. Senyawa ini dapat menimbulkan efek samping yang merugikan, khususnya jika masuk ke tubuh dalam jumlah berlebihan.

“Asam oksalat atau oxalic acid yang ada di dalam bayam juga bisa meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal,” ujar dr. Devia.

Tulang Keropos

Bayam memang dapat dijadikan sebagai sumber kalsium untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, manfaat tersebut tidak akan didapatkan jika Anda kebanyakan mengonsumsinya.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bayam mengandung senyawa bernama asam oksalat. Senyawa ini berpotensi mengurangi kemampuan tubuh dalam penyerapan kalsium. Sehingga, tulang dapat mengalami pengeroposan.

Diare

Bayam mengandung serat dalam jumlah yang tergolong tinggi. Ini membuat tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencernanya.

Oleh sebab itu, jika Anda kebanyakan makan bayam, salah satu kondisi yang dapat terjadi adalah diare.

“Terlalu banyak makan serat, baik dari bayam ataupun sumber lainnya, juga bisa mencetuskan gangguan saluran pencernaan seperti perut kembung,” jelas dr. Devia, menambah penjelasan.

Reaksi Alergi

“Kebanyakan makan bayam juga bisa memicu alergi. Tapi, ini sangat jarang terjadi,” ungkap dr. Devia.

Anda sebaiknya waspada jika mengalami alergi bayam, terlebih jika mengalami keluhan gatal-gatal di mulut, tenggorokan, mata, atau di bagian tubuh lainnya setelah mengonsumsi jenis sayuran hijau ini.

Asam Urat atau Gout

Penyakit asam urat juga dapat dialami jika kebanyakan makan bayam. Hal ini terjadi sebab jenis sayuran hijau tersebut memiliki kandungan purin.

Semakin banyak purin yang masuk, penumpukan asam urat di dalam tubuh akan semakin tinggi.

Lama-kelamaan, hal tersebut dapat memicu pembentukan kristal asam urat di jaringan tubuh. Sehingga, Anda akan mengalami gejala-gejala, misalnya bengkak dan nyeri sendi.

Mengganggu Pengobatan Antikoagulan

Faktanya, bayam mengandung vitamin K dalam jumlah yang lumayan tinggi. Jenis vitamin ini berfungsi dalam proses pembekuan darah.

Jika Anda mengonsumsi obat antikoagulan dan mengonsumsi bayam dalam waktu yang berdekatan, efektivitas obat tersebut dapat terganggu.

Keracunan Makanan

Kebanyakan makan bayam dapat memicu reaksi keracunan makanan. Hal ini berkaitan dengan kemungkinan adanya risiko kontaminasi bakteri Escherichia coli saat proses pembudidayaan.

Keracunan makanan dapat menimbulkan badan lemas, diare, sakit kepala, demam, mual atau muntah, hingga penurunan kesadaran dan kematian.

Demikianlah penjelasan mengenai apa yang terjadi jika makan bayam setiap hari. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.