JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM memastikan, seluruh korban meninggal dunia akibat tabrakan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin, 27 April malam, akan menerima santunan masing-masing sebesar Rp50 juta.
Hal itu diungkap KDM dalam unggaham video di akun Instagram resminya @dedimulyadi71, Selasa, 28 April.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta," ungkap KDM.
Selain itu, KDM menyebut, Pemprov Jawa Barat juga akan menanggung biaya perawatan seluruh korban luka-luka akibat insiden tragis tersebut. "Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat," katanya.
KDM pun menyampaikan belasungkawa terhadap seluruh korban dalam kecelakan kereta itu. Dia berharap, peristiwa tragis itu tak terulang kembali ke depannya.
"Kami menyampaikan duka yang dalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta–Kabupaten Bekasi khusus mengangkut penumpang perempuan oleh KA agro Bromo Anggrek (rute) Jakarta–Surabaya. KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taksi listrik mogok di lintasan rel kereta api, sehingga menimbulkan korban meninggal dunia dan dirawat di rumah sakit," tutur KDM.
"Semoga musibah ini adalah peristiwa terakhir. Untuk itu, mohon doa kepada seluruh warga Jawa Barat agar keluarga korban ditabahkan dan dapat kesabaran menghadapi musibah yang dialami ini," pungkasnya.
Untuk diketahui, terjadi kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 27 April malam. Akibat insiden tersebut, sebanyak 14 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya masih menjalani perawatan intensif.
Berdasarkan keterangan Humas PT Kereta Api Indonesia Daop I Jakarta, kecelakaan tersebut bermula saat Kereta Api Argo Bromo menabrak KRL Commuter Line yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur setelah satu taksi menemper KRL di area perlintasan kereta dekat Bulak Kapal, Bekasi Timur.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan duka mendalam atas tragedi tersebut. KAI juga memastikan seluruh penanganan korban dilakukan secara hati-hati, terkoordinasi dan mengutamakan keselamatan.
BACA JUGA:
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban meninggal dunia serta keluarga yang ditinggalkan.
Ia juga mendoakan para korban luka agar segera pulih.
"Kami menyampaikan duka cita mendalam kepada korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan, serta kepada seluruh pelanggan terdampak," ujarnya dalam keterangan resmi.