Bagikan:

JAKARTA - Program mudik gratis yang diselenggarakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI ramai peminat. Bahkan, kuota mudik yang disediakan sebanyak 480, ludes dalam waktu dua hari saja.

Adapun progrma ini berlaku untuk keberangkatan tanggal 2 April 2024. Pendaftarannya sendiri dibuka tanggal 25 hingga 26 Maret 2024 di Stasiun Pasarsenen pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.

Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa mengatakan, kuota mudik gratis yang disediakan KAI sudah penuh alias habis.

“Laris, langsung sold out (habis),” katanya dalam konferensi pers, di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu, 27 Maret.

Terpisah, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan mudik gratis yang disediakan oleh KAI ini dibuka dua tahap. Pertama, langsung mendaftar di Stasiun Senen. Kedua, melalui online.

“Jadi tanggal 25 Maret itu dibuka di Pasar Senen kita batasi, di tanggal 26 Maret melalui online. Sudah habis tiketnya di tanggal 26 Maret,” tuturnya.

Sebelumnya, Joni mengatakan kuota mudik gratis ini dibuka untuk KA Tawangjaya Premium kelas ekonomi relasi Pasarsenen-Semarang Tawang Bank Jateng.

“Mudik gratis ini KAI dilaksanakan dalam rangka mendukung program Mudik Asyik BUMN Tahun 2024 yang merupakan agenda rutin BUMN, sebagai wujud komitmen BUMN untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, ditulis Selasa, 26 Maret.

Joni mengatakan program mudik gratis ini terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia. Namun, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi jika ingin mengikuti program ini.

“Syarat wajib memiliki KTP atau tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku,” jelasnya.

Lebih lanjut, Joni mengatakan pemesanan tiket ini bisa dilakukan langsung di Stasiun Pasar Senen dan dapat pula dilakukan secara online tanpa harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi Access by KAI mulai tanggal 26 Maret 2024 pukul 14.00 WIB.

“Pemesanan di Access by KAI dilakukan dengan cara memilih relasi Pasarsenen-Semarang Tawang Bank Jateng atau relasi parsial di antara kedua stasiun tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Joni mengatakan, KAI memberikan ketentuan untuk mudik gratis ini yaitu satu pemesan dibatasi hanya boleh memesan maksimum 4 tiket.

Adapun satu orang peserta mudik dapat membawa satu infant (bayi berusia di bawah 3 tahun) tanpa mengurangi kuota peserta namun tidak mendapatkan nomor tempat duduk. Sementara proses check-in dan boarding tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan mudik gratis ini agar dapat semakin memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk mudik Lebaran dengan kereta api. Sehingga kereta api tetap menjadi pilihan utama perjalanan mudik masyarakat dengan ceria dan penuh makna,” tutup Joni.