Bagikan:

JAKARTA - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok angkat suara mengenai penunjukkan Kartika Wirjoatmodjo sebagai Wakil Menteri BUMN I menggantikan Pahala Nugaraha Mansyuri. Ia mengaku senang mendengar kabar tersebut.

Adapun tugas Wakil Menteri BUMN I ialah mengkoordinir BUMN yang bergerak di bidang farmasi, tambang, dan energi termasuk PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, dan sebagainya.

Artinya, Pertamina sebagai perusahaan pelat merah akan banyak bersinggungan dengan Kartika nantinya sebagai Wakil Menteri BUMN I.

“Saya sih senang. Beliau profesional kok. Saya kira Pak Tiko (sapaan akrab Kartika) atau Pak Rosan dua-duanya baik dan bisa kerja. Kita senang lah dapat rekan yang bisa seperti itu,” katanya di Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa, 19 Juli.

Seperti diketahui, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menunjuk Kartika Wirjoatmodjo sebagai Wakil Menteri BUMN I menggantikan Pahala Nugaraha Mansyuri yang diangkat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Sementara posisi Kartika sebelumnya sebagai Wemen BUMN II diisi Rosan Roeslani.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan akan ada pertukaran posisi di mana Rosan Roeslani ditempatkan di posisi Wakil Menteri BUMN II menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang dipindahkan ke Wakil Menteri BUMN I.

“Sekarang Pak Tiko akan saya tugaskan untuk Wamen I fokus di energi pangan pupuk dan lain lain. Untuk Rosan gantikan posisi Pak Tiko di Wamen II untuk fokus pada industri perbankan, telekomunikasi, dan lain-lain,” katanya di Kementerian BUMN, Senin, 17 Juli.

Kata Erick, dirinya juga sudah rapat dengan Wamen BUMN I Kartika dan Pahala Mansury terkait beberapa kegiatan yang memang harus transisikan seperti kereta cepat dan restrukturisasi karya.

“Karena memang ini sudah berjalan gitu. Jadi jangan sampai nanti ada pergantian justru nanti malah terhambat,” tuturnya.

Untuk sementara, Erick menjelaskan Rosan akan didampingi oleh Kartika untuk masa adaptasi dan menjalankan proyek-proyek besar seperti restrukturisasi yang saat ini sedang berjalan.

“Sama, Pak Pahala juga saya minta mendampingi Pak Tiko untuk 3 bulan ke depan untuk beberapa kinerja yang memang sudah berjalan seperti Palmco penggabungan kelapa sawit gula dan lain-lain jangan langsung,” pungkasnya.