Bagikan:

JAKARTA - Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) memprediksi harga daging sapi melonjak hingga Rp200.000 per kilogram (kg) jelang Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2022. Hal ini disebabkan harga daging ditingkat hulu sudah mengalami kenaikan dan pasokannya terbatas.

Ketua JAPPDI Asnawi mengatakan bahwa harga daging sapi berpotensi melonjak karena pasokan terbatas baik di lokal maupun stok impor. Apalagi, saat ini harga daging sapi impor sudah mengalami kenaikan.

Lebih lanjut, Asnawi mengatakan bahwa kenaikan harga daging sapi salah satunya karena Australia sebagai negara pengimpor daging sapi hanya mampu mengimpor 40 persen ke negara-negara sahabat, termasuk Indonesia. Hal tersebut karena pertumbuhan populasi sapi belum bisa mencapai angka maksimal imbas kebakaran 2 tahun lalu.

"Posisi di sini para pelaku importir membeli dengan kondisi saat ini sudah mengalami kenaikan yang sangat-sangat luar biasa. Sehingga impor juga saat ini tidak mencapai target sesuai apa yang diharapkan. Itu yang menyebabkan pasokan saat ini kami katakan dalam kondisi yang sangat minim," katanya kepada VOI melalui pesan singkat, dikutip Minggu, 10 April.

Asnawi mengatakan harga timbang hidup sapi siap potong di feedlot atau peternakan naik menjadi sekitar Rp55.000 per kg sampai Rp59.000 per kg saat ini. Namun, kata Asnawi, harga sapi siap potong di feedlot diprediksi masih akan mengalami kenaikan. Bahkan mencapai Rp57.000 hingga Rp62.000 per kg jelang Lebaran.

Semetara, harga karkas di tingkat rumah potong hewan (RPH) juga naik menjadi sekitar Rp110.000 hingga Rp114.000 per kg. Maka, kata Asnawi, dengan harga tersebut harga daging sapi di tingkat pengecer ada dikisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kg. Sehingga, harga pokok penjualan (HPP) di tingkat pengecer sudah mencapai angka posisi Rp148.886 per kg.

Asnawi mengatakan kenaikan sapi timbang hidup ditingkat feedlot tidak sampai di sini saja. Bahkan akan meningkat pada hari minimal H-5 Lebaran. Ketika harga timbang hidup itu meningkat di angka Rp62.000 per kg dan harga karkas diposisi Rp124.000 per kg. maka harga HPP ditingkat pengecer adalah Rp.155.000 per kg.

"Maka prediksi kami pada saat menjelang Ramadan dan Lebaran, ketersediaan yang sangat minim ini akan (meningkatkan harga daging sapi) mencapai di Rp160.00 maksimum Rp180.000 per kg. Bahkan sangat mungkin disaat kondisi seperti ini akan angka itu mencapai di atas Rp180.000 dan bisa mencapai Rp200.000," jelasnya.