Jakarta Diguyur Hujan, Wagub Riza: Belum Ada Laporan Genangan, Apalagi Banjir
Genangan di DI Panjaitan Jaktim/Rizky Sulistio-VOI

Bagikan:

JAKARTA - Jakarta diguyur hujan sejak sore hingga malam hari. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut sampai saat ini dirinya belum mendapat laporan mengenai titik genangan.

"Alhamdulillah, sekalipun hujan, berdasarkan pemantauan banjir tidak ada genangan yang berarti. Sampai saat ini kami belum ada laporan yang kami terima terkait genangan apalagi banjir," kata Riza di Balai Kota DKI, Rabu, 27 Oktober.

Riza berharap hujan yang akan datang di kemudian hari tidak mengakibatkan banjir. Sebab, kata dia, saat ini Pemprov DKI sedang menggalakkan program penanganan banjir seperti Gerebek Lumpur hingga sumur resapan.

"Mudah-mudahan ke depan dengan program-program yang ada seperti pengerukan Gerebek Lumpur, pembuatan waduk, sumur resapan, dan lain-lain kita bisa mengurangi genangan dan terhindar dari banjir," tutur dia.

Namun, sore tadi, ternyata terdapat genangan di Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur. Akibat banjir, satu ruas jalan tak bisa dilintasi kendaraan karena adanya genangan banjir setinggi 50 cm. Imbasnya, kemacetan mengular panjang dari arah PGC Cililitan ke arah Tanjung Priok.

Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua mengalami mogok ketika berusaha menerjang genangan banjir di kawasan itu.

Sementara pada pukul 18.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, mengumumkan ketinggian air Pintu Air Pasar ikan saat ini berstatus siaga dua. Ketinggian pintu airnya saat ini mencapai 208 sentimeter.

Selain itu, terdapat tiga pintu air yang sedang dalam kondisi siaga tiga. Di antaranya Angke Hulu dengan tinggi muka air 150 sentimeter, Cipinang Hulu 150 sentimeter, Sunter Hulu 170 sentimeter.