Bagikan:

JAKARTA - DPR RI akan menggelar Rapat Paripurna dengan salah satu agenda terkait persetujuan usulan Partai Golkar yang mengajukan nama Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Wakil Ketua DPR RI hari ini, Kamis, 30 September. 

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Rabu, 29 September, secara resmi telah mengumumkan Letjen (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus sebagai calon Wakil Ketua DPR RI menggantikan Azis Syamsuddin. 

 

Airlangga menyerahkan langsung surat  permohonan persetujuan PAW pimpinan DPR RI dari unsur Partai Golkar yaitu calon Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) kepada Ketua DPR Puan Maharani di Gedung DPR, Rabu, 29 September. 

 

"Dalam rapat pleno tanggal 27 September kemarin, Partai Golkar telah memutuskan untuk menunjuk saudara Lodewijk Freidrich Paulus sebagai calon wakil ketua DPR menggantikan saudara Azis syamsuddin," ujar Airlangga. 

 

Airlangga berharap proses pengajuan calon wakil ketua DPR dari Lodewijk dapat diselesaikan di dalam rapat paripurna. 

 

"Dan bisa berproses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR RI," harap Airlangga. 

 

Airlangga pun membeberkan sejumlah alasan memilih Lodewijk menjadi pengganti Azis Syamsuddin yang kini tersandung kasus suap dan menjadi tersangka KPK.

 

"Tentunya dari di partai politik, dari segi ranking senioritas adalah nomor dua adalah sekjen. Kedua, pak Lodewijk sudah berada di Komisi I yang salah satunya adalah korpolkam," jelasnya.

Lagipula, kata Airlangga, keputusan tersebut sudah dikomunikasikan dengan seluruh senior-senior Partai Golkar dan pembahasan sudah berproses cukup lama. 

 

"Jadi sudah pembahasan dengan pak ketua dewan pembina, Pak Aburizal Bakrie, ketua dewan pakar Pak Agung Laksono, ketua dewan kehormatan Bapak Akbar tanjung, dan juga dewan penasehat Luhut binsar Panjaitan," ungkapnya. 

Selain itu, lanjutnya, juga dibahas pada sidang harian terbatas dan dalam sidang pleno. Sehingga tidak ada penolakan di internal partai. 

 

"Jadi, berbagai pertimbangan sudah diterima," katanya.

 

 

Perjalanan Karier Lodewijk F Paulus

Dikutip dari laman resmi Partai Golkar, Letnan Jenderal TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus, lahir di Manado, 27 Juli 1957.

Lodewijk saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar periode 2019-2024. Ia adalah mantan perwira tinggi militer Indonesia yang berasal dari TNI Angkatan Darat.

Lodewijk F Paulus adalah Danjen Kopassus ke-24 menjabat sejak 4 Desember 2009. Dirinya menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo. Lodewijk menjabat sebagai Danjen Kopassus hingga 8 September 2011. Kemudian, digantikan oleh Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya.

Lodewijk F Paulus lalu menjadi Pangdam I/Bukit Barisan dari September 2011 hingga Juni 2013. Jabatan terakhir Lodewijk sebelum pensiun adalah Dankodiklat TNI-AD. Ia menjabat dari Juni 2013 hingga Juli 2015.

Sementara itu Dikutip dari dpr.go.id, berikut riwayat organisasi hingga pekerjaannya:

Riwayat Organisasi

- Partai Golkar, Sebagai: Sekjen. Tahun: 2018 -

- Partai Golkar, Sebagai: Ketua Korbid Kajian Strategis. Tahun: 2016 -

- TNI, Sebagai: Direktur Latgab. Tahun: 2014 -

- Kogahpam APEC, Bali , Sebagai: Panglima. Tahun: 2014 -

- Kemenpora, Sebagai: Wakil Ketua Tim Transisi. Tahun: 2014 -

- Kopassus US SOC, Sebagai: Ketua Tim Negosiasi. Tahun: 2010 -

 

Riwayat Pekerjaan

 

- Dankodiklat TNI AD, Tahun: 2013 - 2015

- Pangdam I Bukit Barisan, Tahun: 2011 - 2013

- Danjen Kopassus, Tahun: 2009 - 2011

- Dirlat Kodiklat TNI AD, Tahun: 2007 - 2009

- Danrem 052 Wijayakrama Kodam Jaya, Tahun: 2006 - 2007

- Danrindam I Bukit Barisan, Tahun: 2005 - 2006

- Asops Kasdam l Bukit Barisan, Tahun: 2003 - 2005

- Dansat 81 Gultor Kopassus, Tahun: 2001 - 2003

- Asops Danjen Kopasus, Tahun: 1999 - 2001

- Dan Yon 22 Kopassus, Tahun: 1996 – 1999