Bertato dan Bawa Celurit, Dua Pria Ditangkap Polisi karena Diduga Begal
Barang bukti celurit dan telepon genggam (Sumber: Istimewa)

Bagikan:

JAKARTA - Dua orang pemuda bertato kedapatan membawa senjata tajam diamankan Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur. Kedua pria itu diamankan karena terbukti menyimpan dua bilah senjata tajam jenis celurit di dalam tas miliknya dan handphone yang diduga hasil kejahatan.

Para pelaku diamankan dari kawasan Jalan DI Panjaitan, Jatinegara. Kedua pelaku memakai kaos warna hitam, celana putih dan sepatu kets. Sedangkan satu pelaku lainnya terlihat sudah membuka baju.

Saat diamankan, kedua pemuda itu sempat tidak mengaku. Tapi polisi tetap mencurigai bahwa kedua pemuda ini menjadi pelaku kejahatan jalanan. Hal itu dikuatkan dengan ditemukannya 2 bilah celurit.

"Enggak pak demi Allah (bukan begal). Tadi ada yang minta tolong minggir-minggir," kata pelaku saat diamankan.

"Bukan saya bang, itu minta tolong. Saya abis nonton pak. Engga tau apa-apa. Saya mau pulang, dia nebeng satu orang pak," ucap pelaku.

Mendengar keluhan pelaku, polisi tak lantas percaya. Ketika digeledah ditemukan dua bilah senjata tajam.

"Mau kemana? Dia bawa tas, dipakai pemuda berkaos hitam. Lu begal ya? Ngapain kamu bawa bawa gituan? Handphone nya banyak itu," ucap salah satu petugas saat penangkapan.

Polisi menyita hp dan sajam untuk dijadikan sebagai barang bukti. Kemudian datang seorang wanita warga setempat yang mengaku kehilangan handphone.

Dikatakan Melly, handphone miliknya hilang saat sedang di-charge di atas galon rumahnya.

"Hp lagi di-charge di atas galon. Biasa lagi di-charge, anak saya bangun nanya handphone ada yang hilang enggak?. Hp (hilang) ada 2 saya," ucapnya.

Guna proses lebih lanjut, kedua pelaku kemudian dimasukan kedalam mobil patroli dan diserahkan ke Polsek Jatinegara. Wakatim 1 SGC Rajawali Bripka Markon Samuel Pasaribu mengatakan, setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung mengecek ke lokasi di Jalan Prumpung.

"Ternyata benar, kami lihat ada dua sepeda motor. Satu motor berisi dua orang boncengan dan satu motor lagi seorang diri. Namun ada satu yang melarikan diri," katanya.

Polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku. Saat diperiksa ditemukan senjata tajam jenis celurit dari dalam tas pelaku. Selain sajam, polisi juga menyita handphone di sekitar lokasi.

"Diduga melakukan kejahatan dan pelaku begal di kawasan Prumpung, Jakarta Timur," ucapnya.

Sementara Kapolsek Jatinegara Kompol Yusuf membenarkan adanya 2 pemuda yang diamankan karena menyimpan senjata tajam.

"Yang bawa senjata tajam ada 2 orang, kita proses lanjut. Pelaku diamankan pada malam Sabtu kemarin. Dia mau tawuran, bukan begal. Keduanya dijerat Undang-undang darurat karena menyimpan sajam," ujarnya saat dikonfirmasi VOI, Minggu, 29 Agustus.