LeBron James dan Gelombang Kutukan atas Kematian Kulit Hitam Korban Kekerasan Polisi, George Floyd
LeBron James (Instagram/kingjames)

Bagikan:

JAKARTA - LeBron James dan atlet terkenal lainnya turut menyuarakan kemarahan mereka atas kematian pria kulit hitam asal Minnesota, George Floyd yang tewas akibat lehernya diinjak polisi setempat. James memprotes kebrutalan aparat dan tindakan rasisme yang terjadi.

Lewat akun Instagramnya, James mengunggah foto Floyd yang lehernya sedang diduduki aparat dan disandingkan dengan atlet gelandang NFL Colin Kaepernick, yang sedang berlutut ketika lagu kebangsaan dikumandangkan. Hal ini merupakan bentuk sindiran atas kebrutalan polisi dan tindakan rasisme yang terjadi.

"Inilah ... Kenapa," tulis bintang Los Angeles Lakers dalam postingannya. "Apakah anda paham sekarang!? Atau apakah hal itu masih belum cukup jelas bagi Anda? #StayWoke." 

James memang dikenal vokal menyuarakan masalah-masalah sosial, khususnya tentang kebrutalan polisi. James juga membuat unggahan lewat Instagram Story berisi foto dan penangkapan Floyd. Pada unggahan tersebut James menulis: Kami sedang diburu.

Selain James, mantan pemain NBA, Stephen Jackson mengunggah hal serupa ihwal kematian Floyd. Sederet atlet terkenal lain, seperti bintang NFL, Odell Beckham Jr dan DeMarcus Lawrence, bintang NBA Jaylen Brown dan Donovan Mitchell juga berkicau soal kekecewaan mereka atas kematian Floyd. 

 

 

Sementara itu, Kaepernick yang fotonya diunggah James juga mengunggah Instagram Story berisi gambar penangkapan Floyd dan foto dirinya sedang berlutut selama lagu kebangsaan diputar. Unggahan seperti itu pertama kali dilakukan mantan pemain NFL Nathan Palmer lewat akun Twitternya.

Sebelumnya, George Floyd (46) meninggal Senin malam, 25 Mei waktu setempat saat dibekuk polisi Minneapolis. Video yang merekam kejadian tersebut menunjukkan Floyd yang lehernya diduduki polisi sempat merintih kesakitan dan tidak bernafas. Tak berapa lama teriakannya berhenti. Floyd tewas.   

FBI dan otoritas setempat masih menginvestigasi kematian Floyd. Karena peristiwa ini, ratusan warga turun ke jalan menggelar unjuk rasa. Bentrokan antara demonstran dan aparat juga sempat terjadi.