Kemenag Raih WTP dari BPK, Yaqut Cholil: Jangan Puas, Jalan Masih Panjang
Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas (Foto: kemenag.go.id)

Bagikan:

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) RI kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kelima kalinya berturut-turut sejak tahun 2016. 

WTP sendiri merupakan penilaian tertinggi dari BPK atas kewajaran penyajian laporan keuangan kementerian/lembaga Negara.

Menanggapi pencapaian ini, Menteri Agama (Menag) RI, Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan jajarannya untuk tidak cepat berpuas diri. Sebab, Kemenag harus terus fokus melayani masyarakat.

"Jangan berpuas diri, jalan masih teramat panjang. Fokus @Kemenag_RI adalah layanan prima untuk masyarakat, apa yang dicapai sampai saat ini adalah dalam rangka melayani masyarakat. Tetap semangat, terukur dan berikan layanan terbaik untuk masyarakat Indonesia," kata Menag Yaqut lewat akun Twitternya @YaqutCQoumas, yang dikutip Kamis, 9 Juni.



Menag Yaqut pun mengingatkan seluruh jajarannya agar memiliki tiga semangat baru dalam mengelola Kemenag. 

Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi termasuk di antaranya: pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan.

Kedua, penguatan moderasi beragama salah satunya ialah penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan. 
 
Ketiga, persaudaraan, yang terdiri dari merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

Selain itu, Yaqut juga telah menetapkan beberapa program prioritas. Yakni, Revitalisasi KUA, Kemandirian Pesantren dan Penguatan Moderasi Beragama.
 
Dalam cuitan selanjutnya, Yaqut pun menekankan bahwa masyarakat tak perlu khawatir terkait pengelolaan dana haji calon jamaah.
 
"Dana haji aman, akuntabel, dan bisa ditarik jika dikehendaki. Jangan percaya hoaks yang dihembuskan," kaya Yaqut.